Hufabionic Kapsul

25 Nov 2020| Ajeng Prahasta
Hufabionic kapsul adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan zat besi.

Deskripsi obat

Hufabionic kapsul adalah suplemen untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan zat besi pada kehamilan dan menyusui. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Hufabionic kapsul mengandung zat aktif natrium feredetat, mangan sulfat, tembaga sulfat, asam folat, vitamin B12, dan zink pikolinat.
Hufabionic Kapsul
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaNatrium feredatat, mangan sulfat, tembaga sulfat, asam folat, vitamin B12, dan zink pikolinat.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 kapsul
ProdusenGratia Husada Farma

Informasi zat aktif

Zink adalah kofaktor dari berbagai enzim yang terlibat dalam pembelahan dan pertumbuhan sel, penghilangan radikal bebas berbahaya, dan perkembangan normal serta pemeliharaan sistem kekebalan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zink diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Tidak terserap secara sempurna di saluran pencernaan. Penyerapan berkurang dengan fitat. Ketersediaan hayati: Sekitar 20-30%.
  • Distribusi: Tersebar luas ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tertinggi di otot, tulang, kulit, mata, dan cairan prostat. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 55% terikat pada albumin; 40% terikat pada alfa-1-globulin.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses. Jumlah kecil melalui urine dan keringat.

Mangan adalah aktivator enzim seperti polisakarida polimerase, arginase hati, kolinesterase, dan karboksilase piruvat. Ini juga bisa menjadi kofaktor dalam metabolisme lipid, protein, dan karbohidrat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, mangan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: 3 hingga 50%.
  • Ekskresi: Terutama melalui empedu, tetapi dapat dieliminasi dalam pankreas atau dikembalikan ke lumen duodenum, jejunum, atau ileum jika terjadi obstruksi bilier. Ekskresi urine dapat diabaikan.

Tembaga adalah element penting yang penting dan memiliki banyak fungsi. Mungkin juga berperan dalam pergantian zat besi, metabolisme asam askorbat, metabolisme fosfolipid, pembentukan mielin, homeostasis glukosa, dan pertahanan kekebalan seluler.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, tembaga diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Terutama diserap di usus kecil.
  • Ekskresi: 80% dihilangkan melalui empedu. Sedikit ekskresi oleh ginjal.

Vitamin C atau asam askorbat, vitamin yang larut dalam air, bertindak sebagai kofaktor dan antioksidan. Ini penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan kolagen dan bahan antar sel. Selain itu, ini terlibat dalam konversi asam folat menjadi asam folinat, sintesis lipid dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam askorbat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran GI.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 25%.
  • Metabolisme: Dioksidasi secara reversibel menjadi asam dehidroaskorbat (DHA), beberapa dimetabolisme menjadi metabolit tidak aktif, askorbat-2-sulfat dan asam oksalat.
  • Ekskresi: Melalui urin (sebagai obat yang tidak berubah dan sebagai metabolit tidak aktif).

Asam folat sangat penting untuk produksi koenzim di banyak sistem metabolisme seperti sintesis purin dan pirimidin. Ini juga penting dalam sintesis nukleoprotein, pemeliharaan eritropoiesis dan stimulasi WBC dan produksi trombosit pada anemia defisiensi folat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam folat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari bagian proksimal usus halus. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) kira-kira 100% (suplemen asam folat); 85% (dengan makanan); 50% (folat makanan). Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 1 jam (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke jaringan tubuh dan disimpan di hati. Terkonsentrasi secara aktif di CSF, dan memasuki ASI. Terikat secara luas pada protein plasma.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati dan plasma menjadi metabolit aktif, 5- methyltetrahydrofolate. Merusak sirkulasi enterohepatik.
  • Ekskresi: Melalui urin.

Vitamin B12 atau sianokobalamin sangat penting untuk pertumbuhan, hematopoiesis dan nukleoprotein serta sintesis mielin. Sebagai agen hematopoietik, ia diubah menjadi koenzim B12 yang dibutuhkan dalam konversi metilmalonat menjadi suksinat dan produksi metionin dari homosistein, suatu reaksi yang membutuhkan folat. Dengan tidak adanya folat, metabolit tersebut tidak dapat dibentuk dan terjadi defisiensi folat. Ini juga terlibat dalam pemeliharaan kelompok reduksi sulfhidril (SH) yang dibutuhkan oleh berbagai sistem enzim yang diaktivasi SH. Melalui proses tersebut, cyanocobalamin berpartisipasi dalam metabolisme lemak dan karbohidrat serta sintesis protein.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, sianokobalamin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mengikat faktor intrinsik yang disekresikan oleh mukosa lambung; melalui saluran GI secara aktif atau dengan difusi pasif.
  • Distribusi: Di dalam darah, terikat pada transcobalamin II (protein pembawa B-globulin spesifik); didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang. Melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Melalui empedu dan urine.

Indikasi (manfaat) obat

  • Membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan zat besi pada wanita hamil, ibu menyusui, keadaaan gizi yang tidak seimbang (malnutrisi), mempercepat pemulihan setelah melahirkan dan setelah operasi.

Natrium feredetat digunakan untuk mengatasi anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi (anemia defisiensi besi). Zat besi yang terkandung dalam natrium feredetat ini lebih kecil kemungkinannya menyebabkan sakit perut dibandingkan obat-obatan yang mengandung zat besi lainnya, dan tidak akan mengubah warna gigi.
Mangan adalah nutrisi penting yang terlibat dalam banyak proses kimiawi di tubuh, termasuk pemrosesan kolesterol, karbohidrat, dan protein. Selain itu, mangan juga terlibat dalam pembentukan tulang.
pembentukan tulang, dan dapat meringankan gejala peradangan.
Tembaga merupakan salah satu mineral yang dapat diperoleh dari sumber makanan seperti kacang-kacangan, makanan laut, kentang, sereal, dan hati. Mineral berperan dalam mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis), menangkal radikal bebas (antioksidan), memelihara kekebalan tubuh, meningkatkan produksi kolagen, menjaga jantung agar tetap sehat, dan mengatasi penyakit anemia.
Asam folat adalah bentuk vitamin B kompleks yang dapat larut dalam air, asam folat diperlukan dalam proses pembentukan DNA dan pembentukan sel darah merah. Asam folat berasal berbagai sumber makanan seperti bayam, brokoli, selada, kacang-kacangan seperti kacang polong, melon, pisang, dan lemon. Vitamin B12 dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan seperti kepiting, salmon, daging sapi, kerang, tuna, yoghurt, dan susu. Vitamin B12 memiliki peran penting dalam pembentukan protein, jaringan, dan sel darah. Vitamin B12 bekerja membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah sehingga mencegah terjadinya kondisi kekurangan darah yang disertai lesu, letih, gejala lemah, dan kulit pucat.
Zink adalah mineral yang penting bagi tubuh dalam banyak hal. Zink membuat sistem kekebalan tetap kuat, membantu menyembuhkan luka, dan mendukung pertumbuhan normal. Kekurangan zink bisa membuat seseorang lebih mudah terserang penyakit. Zink pikolinat dapat diserap lebih baik dibandingkan dengan bentuk zink lainnya.

Komposisi obat

  • Natrium feredetat 38 mg.
  • Mangan sulfat 0,2 mg.
  • Tembaga sulfat anhidrat 0,2 mg.
  • Asam folat 1 mg.
  • Vitamin B12 (sianokobalamin) 10 mcg.
  • Zink pikolinat 1 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kapsul/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi bersama makanan atau sesudah makan.

Efek samping obat

  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Jika Anda mengalami gejala dehidrasi seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat segera hubungi dokter Anda. Hindari mengonsumsi obat lain untuk menghentikan diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter terlebih dahulu.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Konsumsi banyak makanan yang berserat tinggi seperti buah dan sayuran segar serta sereal, dan minum banyak air. Berolahraga misalnya dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Hubungi dokter atau apoteker Anda jika ini tidak membantu.
  • Mual atau muntah.
    Konsumsi makanan ringan dan jangan mengonsumsi makanan berat atau pesan. Cobalah konsumsi obat ini setelah makan. Minum banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang. Jika gejala terus berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk hubungi dokter Anda.
  • Gangguan pencernaan.
  • Feses berwarna kehitaman.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien anemia yang disebabkan kekurangan vitamin B12 (anemia pernisiosa).
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Jika mengonsumsi antibiotik atau antasida, konsumsi dengan selang waktu selama 2 jam.
  • Pasien penderita peradangan pada usus besar.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati atau ginjal.

Kategori kehamilan

Natrium feredat dan asam folat.
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Tembaga.
Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Vitamin B12.
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien dengan akumulasi zat besi dan pasien dengan gangguan asupan zat besi.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Fosfat.
    Penggunaan obat ini bersama dengan fosfat dapat menyebabkan penurunan absorpsi fosfat.
  • Penisilamin.
    Garam besi dapat menurunkan penyerapan dari penisilamin jika dikonsumsi secara bersamaan.
  • Antasida.
    Penggunaan bersama antasida dapat menurunkan absorpsi besi.
  • Antibiotik jenis kuinolon dan tetrasiklin.
    Penggunaan obat ini bersama obat di atas dapat menyebabkan penurunan konsentrasi antibiotik kuinolon dan tetrasiklin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami sakit perut yang parah, feses berdarah atau berlendir, feses berwarna merah cerah, mual atau muntah parah, batuk darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi.

Hufa. https://hufa.co.id/produk/hufabionic-kapsul/
Diakses pada 21 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1001/vitamin-c-ascorbic-acid
Diakses pada 21 Oktober 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/219822
Diakses pada 21 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/copper%20sulfate?mtype=generic
Diakses pada 21 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ascorbic%20acid?mtype=generic
Diakses pada 21 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/folic%20acid?mtype=generic
Diakses pada 19 Oktober 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/zinc-supplements#1
Diakses pada 21 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/copper%20sulfate?mtype=generic
Diakses pada 21 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-18528/ferrous-fumarate-folic-acid-oral/details
Diakses pada 21 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/ferrous-fumarate-and-folic-acid.html
Diakses pada 21 Oktober 2020

Medicines. https://www.medicines.org.uk/emc/product/2563/pil#gref
Diakses pada 21 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-182/manganese
Diakses pada 21 Oktober 2020

Drugbank. https://go.drugbank.com/drugs/DB06778
Diakses pada 21 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cyanocobalamin?mtype=generic
Diakses pada 21 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email