Infeksi

Abses Gigi

Diterbitkan: 15 Nov 2020 | Lenny TanDitinjau oleh drg. Nina Hertiwi Putri
image Abses Gigi
Abses gigi dapat dicegah dengan membersihkan gigi secara teratur menggunakan benang gigi atau pasta gigi berflorida.
Abses gigi adalah kumpulan nanah di dalam gigi, gusi, atau tulang penyanggah gigi. Penyait ini disebabkan oleh infeksi bakteri.Abses dalam mulut ini dapat dikelompokkan berdasarkan lokasinya. Abses di ujung gigi disebut abses periapikal. Sementara abses pada gusi disebut abses periodontal.Abses gigi bisa menimbulkan rasa nyeri bagi penderitanya. Karena itu, sangat penting untuk mengobati abses secepat mungkin.Perlu bantuan dari dokter gigi untuk mengatasi abses gigi. Pasalnya, abses tidak bisa sembuh dengan sendirinya dan dapat menyebar ke bagian lain. 
Abses Gigi
Dokter spesialis Gigi
GejalaSakit berdenyut di gigi atau gusi, sakit menyebar ke telinga, rasa sakit memburuk saat berbaring
Faktor risikoKonsumsi makanan tinggi gula, kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, mengetuk gigi, rontgen
PengobatanMencabut gigi, perawatan saluran akar, insisi dan drainase
ObatAntibiotik
KomplikasiAbses periapikal, abses periodontal
Kapan harus ke dokter?Merasakan tanda abses gigi, bengkak dan sulit menelan
  • Rasa sakit berdenyut di gigi atau gusi yang datang tiba-tiba dan semakin memburuk
  • Rasa sakit yang menyebar ke telinga, rahang, dan leher pada sisi yang sama
  • Rasa sakit yang memburuk ketika berbaring dan dapat mengganggu tidur
  • Kemerahan dan bengkak di wajah
  • Gigi goyang dan berubah warna
  • Gusi mengkilap, merah dan bengkak
  • Sensitivitas terhadap makanan dan minuman panas atau dingin
  • Bau mulut dan rasa tidak enak di mulut
  • Demam
  • Kelenjar getah bening membengkak 
  • Jika abses pecah maka akan ada bau tidak sedap, lidah mengecap rasa busuk.
Abses gigi disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam gigi dan umumnya terjadi sebagi komplikasi dari infeksi yang terjadi di gigi.
  • Penyebab Abses Periapikal
    Abses dapat terbentuk di ujung akar gigi karena bakteri yang masuk melalui lubang di gigi. Semakin parah lubang yang terdapat di gigi, bakteri akan mampu masuk semakin dalam, bahkan hingga ke ujung akar hingga dapat membentuk abses.
  • Penyebab Abses Periodontal
    Bakteri yang terdapat pada plak gigi juga dapat menginfeksi gusi dan menyebabkan radang gusi. Kondisi ini menyebabkan jaringan lunak dan permukaan akar gigi yang tadinya saling menempel menjadi terpisah dan membentuk sebuah cekungan seperti kantung.
Kantung tersebut sangat mudah kotor dan sulit dibersihkan. Sehingga, bakteri banyak yang tertumpuk di sana. Lama kelamaan, bakteri tersebut akan menyebabkan terbentuknya abses periodontal.Faktor resiko abses gigi adalah seseorang yang sering konsumsi makanan tinggi gula dimana dapat menyebabkan gigi berubang, kemudian dapat pula disebabkan oleh kurangnya kebersihan gigi dan mulut.
Diagnosis untuk abses gigi hanya dapat dilakukan oleh dokter gigi dengan cara:
  • Pemeriksaan fisik. Hal ini dilakukan untuk memeriksa  gigi dan mulut 
  • Mengetuk gigi. Pada gigi yang ujung akarnya terdapat abses akan lebih sensitif dan mudah nyeri bila diketuk.
  • Pemeriksaan rontgen. Pengambilan rontgen gigi dapat membantu dokter untuk melihat abses secara lebih jelas dan mengetahui apabila telah terjadi penyebaran abses di area lain.
  • Pemeriksaan CT Scan. Apabila abses telah menyebar hingga ke area leher, pemeriksaan ini dapat membantu untuk melihat sejauh mana infeksi telah menyebar.
Pengobatan abses gigi dilakukan dengan menghilangkan sumber infeksi dan mengeluarkan nanah pada lokasi abses. Sejumlah langkah perawatan abses gigi antara lain:
  • Mencabut gigi yang terkena abses
    Pencabutan diperlukan apabila perawatan saluran akar tidak memungkinkan.
  • Perawatan saluran akar
    Ini merupakan prosedur untuk menghilangkan abses dari akar gigi yang bermasalah. Perawatan saluran akar dilakukan sebelum gigi tersebut ditambal.
  • Insisi dan drainase
    Dokter gigi akan membuat sayatan pada gusi untuk mengeluarkan abses.
Anestesi lokal biasanya akan digunakan untuk membius area yang terinfeksi saat prosedur dilakukan. Antibiotik tidak diresepkan rutin untuk abses gigi, tapi dapat digunakan jika infeksi menyebar atau menyebabkan kondisi yang sangat parah.
Risiko terjadinya abses gigi dapat dikurangi dengan menjaga gigi dan gusi tetap sehat. Hal-hal yang dapat Anda lakukan di antaranya adalah:
  • Menggunakan benang gigi setidaknya satu kali sehari
  • Menggosok gigi dengan pasta gigi berflorida dua kali sehari
  • Mengurangi makanan dan minuman manis yang mengandung zat tepung, terutama sesaat sebelum tidur
  • Melakukan kunjungan ke dokter gigi secara teratur
Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila Anda merasakan hal berikut ini:
  • Merasakan timbulnya tanda dan gejala abses gigi
  • Timbul pembengkakan disertai demam
  • Kesulitan menelan makanan dan sesak napas
Tanda di atas menunjukkan bahwa abses gigi yang Anda derita telah menyebar lebih dalam hingga ke rahang dan jaringan lain yang mengelilinginya. 
Anda dapat membuat daftar gejala yang Anda alami, termasuk yang kelihatannya tidak berhubungan dengan kondisi rongga mulut Anda. Beritahukan juga kepada dokter gigi yang merawat tentang obat, vitamin, atau suplemen yang sedang dikonsumsi. 
Saat pemeriksaan, dokter mungkin akan memberikan beberapa pertanyaan sebagai bagian dari penegakkan diagnosis. Pertanyaan yang akan diajukan umumnya:
  • Sejak kapan tanda dan gejala abses gigi mulai dialami?
  • Apakah akhir-akhir ini terjadi benturan di gigi atau melakukan prosedur perawatan gigi?
  • Apakah gejala muncul setiap saat atau hanya sesekali?
  • Seberapa parah gejala yang Anda rasakan?
  • Adakah langkah yang telah ditempuh yang dirasa dapat meredakan atau justru memperburuk gejala?
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/dental-abscess/ 
Diakses pada 15 Februari 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tooth-abscess/symptoms-causes/syc-20350901
Diakses pada 15 Februari 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/170136.php 
Diakses pada 15 Februari 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Cara Mengilangkan Gigi Hitam untuk Kembali Dapatkan Senyum Menawan

Cara menghilangkan gigi hitam yang efektif harus sesuai dengan penyebabnya. Penanganan gigi hitam karena lubang tentu akan berbeda dari yang terjadi akibat kebiasaan merokok. Sehingga, Anda perlu berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter gigi.
18 Jun 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Ada banyak cara menghilangkan gigi hitam yang bisa dicoba

Yang Harus Dilakukan agar Warna Gigi Putih

Gigi kuning atau menggelap adalah gangguan yang dialami semua orang seiring pertambahan usia. Salah satu cara umum untuk mendapatkan gigi putih adalah dengan menjalani perawatan whitening oleh dokter gigi.
22 May 2019|Maria Yuniar
Baca selengkapnya
Agar gigi putih, pakailah pasta gigi dengan pemutih yang mengandung carbamide peroxide dua kali seminggu

Seputar Operasi Gigi Bungsu Dari Prosedur Hingga Efek Samping

Operasi gigi bungsu perlu dilakukan saat gigi geraham bungsu menimbulkan rasa sakit ataupun masalah-masalah gigi dan gusi lainnya. Ditanggung BPJS, tindakan ini lebih mudah dijangkau semua kalangan.
14 Sep 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Operasi gigi bungsu yang sakit perlu dilakukan agar tidak berkelanjutan