Kepala

Amnesia

Diterbitkan: 21 Dec 2020 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Amnesia
Amnesia adalah kehilangan ingatan yang disebabkan cedera atau kerusakan otak
Amnesia adalah salah satu bentuk hilang ingatan. Seseorang yang mengalami amnesia, tidak mampu mengingat memori di masa lampau maupun membentuk ingatan akan informasi baru.Tidak seperti yang sering digambarkan di film atau sinetron, amnesia sangat jarang menyebabkan seseorang sampai tidak dapat mengingat identitas pribadinya. Umumnya, penderita amnesia tidak dapat mengingat kejadian di beberapa periode waktu, tetapi masih dapat mempertahankan ingatannya akan kemampuan motorik ataupun identitasnya.  Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera atau kerusakan pada otak. Amnesia dapat ditangani dengan terapi okupasi dan bantuan perangkat pendukung. 
Amnesia
Dokter spesialis Saraf
GejalaKesulitan belajar informasi baru, kesulitan mengingat peristiwa masa lalu, tampak kebingungan
Faktor risikoRiwayat pembedahan pada otak, riwayat stroke, kejang
Metode diagnosisTes kognitif, tes darah, pemeriksaan pencitraan
PengobatanTerapi okupasi, terapi suportif
KomplikasiMasalah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari
Kapan harus ke dokter?Kehilangan penglihatan tanpa sebab yang jelas, mengalami cedera kepala, tampak kebingungan
Secara umum, gejala utama amnesia adalah kehilangan ingatan atau ketidakmampuan untuk membentuk ingatan baru. Seseorang yang mengalami amnesia akan kesulitan mengingat fakta, peristiwa, tempat, atau detail spesifik.Amnesia tidak memengaruhi kecerdasan, kepribadian, fokus perhatian, fungsi kehidupan sehari-hari, serta pengetahuan umum yang sudah diketahui sebelumnya. Orang-orang dengan amnesia biasanya dapat memahami kata-kata tertulis dan lisan, serta tetap memiliki keterampilan seperti berkendara atau bermain piano.Gejala lain dari amnesia adalah:
  • Ingatan palsu (konfabulasi), entah benar-benar terjadi tapi diingat secara tidak tepat atau sekadar imajinasi
  • Kebingungan atau disorientasi
Ada beberapa jenis amnesia berdasarkan gejala yang ditunjukkan, yaitu:
  • Amnesia retrograde
Seseorang yang mengalami amnesia retrograde akan kesulitan mengingat hal pada waktu sebelum amnesia terjadi. Biasanya informasi yang dilupakan adalah yang baru saja terjadi, Ingatan yang lebih lama, seperti ingatan dari masa kanak-kanak, umumnya masih bisa diingat.
  • Amnesia anterograde
Pada amnesia anterograde, seseorang akan kesulitan untuk mengingat informasi baru setelah mengalami peristiwa yang menyebabkan timbulnya amnesia tersebut. Kondisi ini bisa bersifat sementara maupun permanen, tergantung penyebabnya.
  • Amnesia pascatrauma
Jenis amnesia ini terjadi segera setelah cedera kepala yang parah. Amnesia pascatrauma mungkin melibatkan amnesia retrograde, amnesia anterograde, atau gabungan keduanya.
  • Transient global amnesia (TGA)
TGA ditandai dengan terjadinya amnesia retrograde dan anterograde yang datang dan pergi berulang kali selama beberapa jam dalam satu harinya.
  • Amnesia infantil
Kebanyakan orang yang mengalami amnesia infantil tidak dapat mengingat masa kanak-kanak mereka. Umumnya penderita amnesia infantil tidak mengingat masa-masa tiga sampai lima tahun pertama kehidupannya.
  • Amnesia disosiatif atau amnesia psikogenik
Amnesia disosiatif adalah gangguan kesehatan mental yang menimbulkan amnesia karena adanya informasi terhalang yang berkaitan dengan kejadian traumatis dari ingatan.Baca juga: Lupa Ingatan Belum Tentu Alzheimer, Ini Informasi Lengkapnya 
Penyebab amnesia dibagi menjadi dua kategori yaitu neurologis dan fungsional. Berikut ini beberapa penyebabnya yang paling umum.

Amnesia Neurologis (gangguan pada otak dan sistem saraf)

  • Cedera otak akibat tabrakan mobil, olahraga, jatuh dari tangga atau tertembak peluru
  • Penyakit otak, seperti:
  • Penyakit Alzheimer dan demensia
  • Kejang
  • Tumor otak
  • Infeksi otak:
  • Radang otak
  • Penyakit Lyme
  • Sipilis
  • HIV/AIDS
  • Penyebab lain:
  • Anoksia (kekurangan oksigen)
  • Gagal jantung
  • Masalah tiroid
  • Masalah tidur
  • Kekurangan vitamin B1 (tiamin) atau B12 (cyanocobalamin)
  • Radiasi
  • Kortikosteroid tingkat tinggi

Amnesia fungsional atau psikogenik (disosiatif)

Amnesia fungsional terjadi akibat gangguan kejiwaan karena trauma emosional yang menimbulkan stres, kecemasan atau depresi. Jenis amnesia yang ditimbulkan biasanya berupa amnesia retrograde. Pada kasus yang paling parah, penderitanya dapat tidak mengingat identitas diri. 

Faktor risiko

Beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan terjadinya amnesia:
  • Operasi otak
  • Cedera atau benturan pada kepala
  • Stroke
  • Penyalahgunaan alkohol
  • Kejang
Baca jawaban dokter: Apakah kepala terbentur tembok menyebabkan amnesia? 
Untuk mendiagnosis amnesia dan mencari penyebabnya, dokter akan mengajukan pertanyaan mengenai gejala yang dialami pasien. Dokter juga dapat melakukan tes kognitif (proses berpikir) untuk memeriksa memori, maupun tes diagnostik lainnya.MRI dan CT scan dapat digunakan untuk memeriksa tanda-tanda kerusakan otak yang dapat menyebabkan amnesia. Tes darah juga dapat dipakai untuk memeriksa kekurangan nutrisi, infeksi, atau masalah lain. 
Perawatan amnesia berfokus pada teknik dan strategi untuk membantu mengatasi masalah memori dan menangani penyakit yang mendasari kondisi tersebut.Amnesia yang terjadi akibat zat kimia, misalnya karena penggunaan alkohol, dapat diatasi dengan detoksifikasi. Amnesia yang terjadi akibat trauma kepala ringan biasanya hilang tanpa perawatan setelah beberapa lama.Amnesia yang disebabkan cedera kepala berat mungkin tidak akan membaik dalam waktu singkat dan tidak dapat diprediksi kapan ingatan dapat pulih kembali.Secara umum, penanganan amnesia dapat berupa terapi okupasi maupun penggunaan teknologi pendukung.
  • Terapi okupasi
Penderita amnesia dapat menjalani terapi okupasi untuk mempelajari informasi baru dan menggantikan ingatan yang hilang. Pasien juga dapat mengasah kemampuan mengingatnya dalam menggunakan ingatan yang tersisa sebagai dasar untuk menerima informasi baru.Terapis dapat melatih pasien dengan strategi untuk mengatur informasi agar lebih mudah mengingat serta meningkatkan pemahaman pasien akan percakapan panjang.
  • Penggunaan teknologi pendukung
Banyak penderita amnesia merasa terbantu dengan memanfaatkan teknologi dari perangkat elektronik seperti ponsel atau tablet. Dengan beberapa pelatihan dan praktik, perangkat elektronik tersebut dapat membantu tugas sehari-hari. Misalnya, smartphone dapat diprogram untuk mengingatkan mereka tentang peristiwa penting maupun jadwal minum obat.Alat bantu lain seperti buku catatan, kalender dinding, pengingat minum obat juga foto dapat turut mempermudah kehidupan penderita amnesia. 

Komplikasi

Amnesia dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup. Sindrom ini dapat menyebabkan masalah di tempat kerja, sekolah, dan lingkungan sosial.Baca juga: Sering Lupa? Konsumsi Makanan Penambah Daya Ingat Ini 
Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan di bawah ini dapat menurunkan risiko cedera kepala, demensia, stroke, dan penyebab potensial kehilangan ingatan lainnya:
  • Hindari penggunaan alkohol atau obat-obatan secara berlebihan
  • Gunakan pelindung kepala saat berolahraga jika diperlukan.
  • Tetap aktif secara mental dan fisik.
  • Konsumsi makanan yang sehat untuk jantung, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan protein rendah lemak.
  • Jaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik dengan minum banyak air putih..
 
Siapa pun yang mengalami kehilangan ingatan tanpa alasan jelas, cedera kepala, kebingungan, atau disorientasi memerlukan perhatian medis segera.Seseorang dengan amnesia tidak sadar bahwa dirinya perlu mendapatkan bantuan medis. Oleh karena itu, jika orang-orang terdekat mengalami amnesia, bantulah mereka untuk mendapatkan perawatan medis segera. 
Beberapa hal yang dapat membantu Anda mempersiapkan janji dengan dokter, di antaranya:
  • Tuliskan gejala yang Anda alami
  • Tuliskan informasi pribadi utama Anda
  • Tuliskan daftar semua obat, vitamin, dan suplemen yang Anda konsumsi
  • Mintalah seorang anggota keluarga atau teman untuk menemani Anda saat kunjungan. Hal ini dapat membantu Anda mengingat informasi yang diberikan dokter.
  • Tuliskan pertanyaan yang akan Anda ajukan kepada dokter, misalnya:
    • Apa yang menyebabkan gejala yang saya alami?
    • Jenis tes apa yang saya butuhkan? Apakah tes ini memerlukan persiapan khusus?
    • Dapatkah ingatan saya kembali?
    • Perawatan apa yang tersedia, dan mana yang Anda rekomendasikan?
    • Saya memiliki kondisi kesehatan lain. Bagaimana cara terbaik untuk mengelolanya?
    • Apakah saya perlu membatasi aktivitas apa pun?
    • Apakah ada brosur atau bahan informasi lainnya yang dapat saya bawa pulang? Situs web apa yang Anda rekomendasikan?
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda mengalami gejala lain pada saat itu?
  • Apakah Anda pernah mengalami benturan karena kecelakaan mobil, tabrakan hebat kecelakaan olahraga dan sejenisnya?
  • Apakah Anda menderita suatu penyakit atau peristiwa yang dapat memicu hilangnya ingatan?
  • Apa yang dapat meningkatkan daya ingat Anda?
  • Apa yang memperparah hilangnya ingatan Anda?
  • Apakah hilangnya ingatan Anda datang dan pergi atau konstan terjadi?
  • Apakah tingkat keparahan dari hilangnya ingatan Anda selalu sama atau semakin hari semakin parah?
  • Apakah hilangnya ingatan Anda datang secara tiba-tiba atau bertahap?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis amnesia agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/memory-loss-amnesia/
Diakses pada November 2018
Healthline. https://www.healthline.com/health/amnesia
Diakses pada November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/brain/qa/what-is-amnesia
Diakses pada November 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/amnesia/symptoms-causes/syc-20353360
Diakses pada 2 Desember 2020
Myceleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21455-amnesia
Diakses pada 2 Desember 2020
NCHMD. https://www.nchmd.org/education/mayo-health-library/details/CON-20313612
Diakses pada 2 Desember 2020
MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/brain,-spinal-cord,-and-nerve-disorders/brain-dysfunction/amnesia
Diakses pada 2 Desember 2020
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email