Penyakit Lainnya

Glositis

29 Apr 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Anandika Pawitri
image Glositis
Glositis membuat lidang terlihat lebih halus atau licin
Glositis adalah radang lidah yang menbuat permukaan lidah terlihat lebih halus atau licin akiibat bintil-bintil lidah (papillae) nampak menghilang.Seperti halnya peradangan pada bagian tubuh lain, bengkak, rasa sensitif, dan perubahan warna pada lidah juga terjadi pada penderita glositis.Glositis dapat terjadi secara tiba-tiba, bahkan ketika seseorang belum pernah mengalami peradangan ini. Peradangan yang parah pada lidah dapat menimbulkan nyeri yang membuat penderita kesulitan makan atau perubahan pada cara makan dan berbicara. 

Jenis-jenis glositis

Glositis bisa dikelompokkan dalam beberapa jenis berikut:
  • Glositis akut

Glositis akut dapat berkembang secara tiba-tiba disertai dengan gejala yang cukup parah. Glositis jenis ini biasanya terjadi akibat reaksi alergi.
  • Glositis kronis

Glositis kronis terjadi karena peradangan dalam jangka waktu lama (kronis) dan dapat berkaitan dengan kondisi atau penyakit lain yang sedang terjadi dalam tubuh.
  • Glositis atrofi (Hunter’s glossitis)

Glositis atrofi menyebabkan bintil-bintil pada lidah menjadi hilang sehingga mengubah tekstur atau permukaan lidah menjadi licin dan nampak berkilau.
  • Median rhomboid glosittis

Median rhomboid glossitisadalah jenis glositis yang disebabkan oleh infeksi jamur atau berkaitan dengan adanya penyakit kencing manis (diabetes). Jenis ini memiliki ciri berupa daerah kemerahan pada lidah yang berukuran 2-3 cm, serta muncul bentuk V di bagian tengah lidah. 
Glositis
Dokter spesialis Gigi
GejalaLidah bengkak, sakit, permukaannya licin
Faktor risikoUsia lanjut, merokok
Metode diagnosisPemeriksaan fisik
PengobatanObat-obatan
ObatAntibiotik, vitamin
KomplikasiSulit bicara, sukar menelan
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala glositis selama 10 hari
Gejala glositis bisa terjadi dan berkembang dengan cepat.  Beberapa keluhannya dapat berupa:
  • Lidah bengkak
  • Nyeri di area lidah
  • Kesulitan bernapas bila pembengkakan lidah terus terjadi hingga menghalangi jalan napas
  • Kesulitan saat menggigit, mengunyah, menelan makanan, atau berbicara
  • Permukaan atau tekstur lidah menjadi licin
  • Warna lidah menjadi pucat atau merah terang
 
Glositis sering merupakan sebuah gejala pada penyakit atau keadaan lain. Oleh karena itu, penyebab dan faktor risiko glositis bisa bermacam-macam. Apa sajakah itu?
  • Reaksi alergi terhadap produk-produk tertentu (seperti pasta gigi dan obat kumur), makanan, maupun obat-obatan yang dikonsumsi
  • Kondisi mulut kering yang kronis, mislanya akibat menderita Sjorgen syndrome
  • Infeksi dari bakteri, jamur, maupun virus (termasuk herpes pada rongga mulut)
  • Cedera yang disebabkan oleh rasa terbakar dalam rongga mulut, gigi yang tajam, kawat gigi, serta gigi palsu yang kurang pas
  • Terpapar oleh benda-benda yang bisa memicu iritasi, seperti tembakau, makanan pedas, rempah-rempah, dan banyak lagi
  • Faktor psikologis, seperti stres, gangguan kecemasan, dan depresi
  • Kekurangan nutrisi, seperti vitamin B12 atau zat besi
  • Memiliki anggota keluarga kandung yang mengalami glostis
  • Usia lanjut
  • Sering mengonsumsi alkohol
  • Kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik
  • Merokok
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
 
Untuk memastikan diagnosis glositis, dokter dapat melakukan sederet langkah pemeriksaan di bawah ini:
  • Tanya jawab untuk mengecek riwayat medis serta gaya hidup pasien
  • Pemeriksaan lidah dan rongga mulut secara menyeluruh untuk melihat tanda-tanda glositis
  • Pemeriksaan kepala dan leher yang menyeluruh
  • Tes darah untuk melihat ada tidaknya infeksi
 
Dokter bisa menganjurkan beberapa cara mengobati glositis berikut ini:
  • Mengonsumsi obat antibiotik untuk mengatasi infeksi, sesuai anjuran dokter
  • Mengonsumsi vitamin atau obat antijamur yang diresepkan oleh dokter
  • Menjaga kebersihan gigi dan mulut, misalnya gosok gigi minimal dua kali sehari serta memakai benang gigi (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi
  • Menggunakan obat kumur yang mengandung kortikosteroid dan lidocaine
  • Minum banyak air putih
 

Komplikasi glositis

Glositis dapat terjadi sendiri, atau bisa juga disebabkan oleh gangguan Kesehatan lain. Beberapa gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan komplikasi serius, yaitu:
 
Cara mencegah glositis dan mengurangi risikonya bisa dilakukan dengan sederet langkah berikut:
  • Rutin menyikat gigi (minimal dua kali per hari)
  • Membersihkan lidah dan langit-langit mulut secara teratur
  • Rutin memakai dental floss
  • Memeriksakan diri ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali
  • Menghindari konsumsi makanan dan minuman yang pedas atau panas
  • Berhenti merokok
  • Membatasi atau berhenti mengonsumsi minuman beralkohol
 
Jika Anda mengalami segala jenis pembengkakan lidah atau gejala lain pada lidah maupun rongga mulut, segera periksakan diri ke dokter. Pasalnya, komplikasi terkait glositis dapat bersifat progresif dan bervariasi, tergantung pada penyebab yang mendasarinya.Penyakit ini juga dapat disebabkan oleh penyakit serius, jadi kegagalan dalam menjalani pengobatan bisa berujung pada komplikasi dan kerusakan permanen. 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait glositis?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis glositis agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/glossitis
Diakses pada 1 Desember 2018
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322135.php
Diakses pada 1 Desember 2018
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/001053.htm
Diakses pada 1 Desember 2018
Pathology Outlines. http://www.pathologyoutlines.com/topic/oralcavityglossitis.html
Diakses pada 1 Desember 2018
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3170022
Diakses pada 28 April 2021
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560627/
Diakses pada 28 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email