Penyakit Lainnya

Hipoglikemia

18 Aug 2021 | Popy Hervi PutriDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Hipoglikemia
Hipoglikemia terjadi ketika kadar gula darah di bawah angka normal
     Hipoglikemia adalah kondisi kadar gula darah (glukosa) tubuh di bawah normal. Gula darah dianggap rendah ketika turun di bawah 70 mg/dL.Glukosa merupakan sumber energi utama tubuh. Sumber energi ini berasal dari makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat. Contohnya, nasi, kentang, roti, sereal, buah, sayur, atau susu. Karbohidrat merupakan sumber utama glukosa bagi tubuh.Setelah Anda makan, glukosa akan diserap ke dalam aliran darah dan bergerak ke sel-sel tubuh. Hormon insulin akan membantu sel-sel dalam menggunakan glukosa untuk energi.Jika Anda mengonsumsi lebih banyak glukosa dari yang dibutuhkan, tubuh akan menyimpannya di hati. Lalu, otot akan mengubahnya menjadi lemak sehingga dapat digunakan untuk energi saat diperlukan.Sebaliknya, tanpa glukosa yang cukup, tubuh tidak bisa berfungsi dengan normal. Bagi seseorang yang menggunakan insulin dalam bentuk obat, penurunan gula darah jangka pendek dapat memicu gangguan kesehatan. Contohnya pada penderita diabetes.Mengonsumsi terlalu banyak obat, melewatkan jadwal makan, porsi makan kurang dari biasanya, atau olahraga berlebihan, bisa memicu gula darah rendah pada penderita diabetes.Pengobatan yang cepat dan tepat dalam mengatasi hipoglikemia akan mencegah gejala serta kondisi medis yang lebih serius 
Hipoglikemia
Dokter spesialis Umum
GejalaSakit kepala, jantung berdebar, kulit pucat
Faktor risikoDiabetes, terlalu banyak mengonsumsi alkohol
Metode diagnosisTes gula darah
PengobatanKonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, berhenti mengonsumsi obat tertentu atau menggantinya obat lain
KomplikasiKejang, penurunan kesadaran, kematian
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala hipoglikemia
Secara umum, gejala hipoglikemia meliputi:
  • Sakit kepala
  • Irama jantung tidak teratur dan berdebar-debar
  • Mudah lelah
  • Kulit pucat
  • Tubuh gemetar
  • Cemas
  • Berkeringat
  • Kelaparan
  • Kesemutan, terutama pada daerah sekitar mulut (bibir, lidah, pipi)
Ciri atau gejala lain yang mungkin muncul akibat hipoglikemia adalah:
  • Gangguan penglihatan seperti penglihatan kabur
  • Kejang
  • Kebingungan atau sulit untuk konsentrasi
  • Sulit tidur
  • Penurunan dan kehilangan kesadaran, sampai koma
 
Penyebab hipoglikemia yang utama adalah penggunaan obat-obatan untuk mengatasi diabetes. Penderita penyakit kencing manis biasanya memakai obat minum atau obat suntik guna meningkatkan produksi insulin dalam tubuh.Jika penderita diabetes menggunakan terlalu banyak jenis obat antidiabetes, kadar gula darah mungkin turun terlalu rendah.Selain konsumsi obat, seseorang dapat mengalami gula darah rendah ketika tidak cukup makan, melewatkan jadwal makan atau terlambat makan, serta porsi makan kurang dari biasanya. 

Faktor risiko hipoglikemia

Beberapa faktor risiko hipoglikemia meliputi:
  • Mengonsumsi obat-obatan. Misalnya, kina yang digunakan untuk mengobati malaria
  • Terlalu banyak mengonsumsi alkohol
  • Menderita beberapa penyakit kritis, seperti hepatitis yang parah, sirosis, dan gangguan ginjal
  • Kelaparan jangka panjang, misalnya pada penderita anoreksia nervosa
  • Produksi insulin yang berlebihan, contohnya pada penderita tumor pankreas
  • Kekurangan hormon, misalnya akibat gangguan kelenjar adrenal, tumor hipofisis, atau anak-anak yang memiliki hormon pertumbuhan terlalu sedikit
  • Tidak aktif berolahraga
 
Diagnosis hipoglikemia dilakukan dengan tes darah untuk mengecek kadar gula dalam tubuh. Dokter biasanya akan menggunakan alat khusus atau mengambil sampel darah dari pembuluh darah.Kadar gula darah dikatakan rendah apabila berada di bawah 70 mg/dL.Jika Anda tidak menggunakan obat yang diketahui menyebabkan hipoglikemia, dokter Anda akan bertanya mengenai beberapa hal berikut ini:
  • Apa sajakah gejala Anda?

Jika Anda tidak memiliki tanda dan gejala hipoglikemia selama kunjungan awal Anda ke dokter, dokter mungkin meminta Anda berpuasa semalaman atau lebih lama. Hal ini akan memungkinkan gejala gula darah rendah terjadi sehingga dokter dapat membuat diagnosis.Mungkin juga Anda harus menjalani puasa yang diperpanjang di rumah sakit. Atau jika gejala Anda terjadi setelah makan, dokter Anda akan ingin menguji kadar glukosa Anda setelah Anda makan.
  • Berapa kadar gula darah Anda saat mengalami gejala?

Dokter Anda akan mengambil sampel darah Anda untuk dianalisis di laboratorium.
  • Apakah gejala Anda hilang ketika kadar gula darah meningkat?

Selain itu, dokter Anda kemungkinan akan melakukan pemeriksaan fisik dan meninjau riwayat kesehatan Anda. 
Karena hipoglikemia berat dapat mengancam nyawa, penanganannya harus dilakukan dengan cepat. Cara mengobati hipoglikemia terbagi menjadi dua langkah di bawah ini:

Penanganan awal

Ketika kadar gula darah Anda terlalu rendah, Anda disarankan mengonsumsi makan manis atau makanan yang mengandung karbohidrat. Jika Anda menderita diabetes, usahakan untuk selalu menyiapkan camilan tinggi karbohidrat.The American Diabetes Association merekomendasikan agar camilan Anda mengandung setidaknya 15 gram karbohidrat. Beberapa makanan ringan yang baik untuk disimpan meliputi:
  • Tablet glukosa
  • Soda atau jus non-diet
  • Madu atau gula meja
  • Jelly bean atau permen karet
Anda juga dapat mengonsumsi tablet glukosa untuk meningkatkan gula darah Anda dengan cepat jika kadarnya rendah, tablet glukosa biasanya bisa dibeli tanpa resep. Namun, penting untuk memeriksa berapa gram dalam setiap tablet sebelum meminumnya. Hal ini bertujuan agar Anda mendapatkan 15 sampai 20 gram karbohidrat.Periksa kembali kadar gula darah 15 menit setelah mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat. Jika kadar gula darah masih di bawah 70 mg/dL (3,9 mmol/L), makan atau minum lagi 15-20 gram konsumsi Kembali makananan manis dan periksa kembali kadar gula darah dalam 15 menit. Ulangi langkah ini sampai gula darah di atas 70 mg/dL (3,9 mmol/L).

Penanganan sesuai dengan penyebabnya

Hipoglikemia juga bisa diobati tergantung pada penyebab. Jika obat adalah penyebab hipoglikemia Anda, dokter Anda kemungkinan akan menyarankan untuk mengubah, menghentikan obat, atau menyesuaikan dosis.Namun, jika hipoglikemia terjadi karena tumor di pankreas, maka akan dilakukan pengangkatan tumor. 

Komplikasi hipoglikemia

Jika tidak ditangani dengan benar, hipoglikemia bisa menyebabkan komplikasi berupa: 
 
Cara mencegah hipoglikemia yang bisa dilakukan meliputi:
  • Patuhi penanganan diabetes sesuai anjuran dokter. Jika Anda berencana menggunakan obat baru, mengubah jadwal makan atau pengobatan, atau menambah jenis olahraga baru, bicarakan dengan dokter terlebih dulu.
  • Untuk penderita diabetes, pastikan jarak makan Anda hanya 4-5 jam.
  • Cek gula darah secara rutin.
  • Aktif berolahraga.
 
Hubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:
  • Mengalami gejala hipoglikemia, khususnya jika Anda tidak menderita diabetes
  • Menderita diabetes dan mengalami hipoglikemia, telah mengonsumsi makanan atau minuman yang berkarbohidrat, tapi gejala tidak juga hilang
 
Sebelum pemeriksaan ke dokter, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Kapan gejala pertama kali Anda alami?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait hipoglikemia?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis hipoglikemia agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/122122-overview#a1
Diakses pada 8 November 2018
NIDDK. https://www.niddk.nih.gov/health-information/diabetes/overview/preventing-problems/low-blood-glucose-hypoglycemia
Diakses pada 18 Agustus 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hypoglycemia/symptoms-causes/syc-20373685
Diakses pada 1 Agustus 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/hypoglycemia
Diakses pada 18 Agustus 2021
WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/guide/diabetes-hypoglycemia#1
Diakses pada 18 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email