Gigi & Mulut

Lesi Mulut

Diterbitkan: 25 Feb 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Lesi Mulut
Lesi mulut dapat tumbuh di berbagai bagian mulut
Lesi mulut adalah kerusakan atau perubahan abnormal pada jaringan mulut. Perubahan tersebut meliputi segi warna, bentuk, ukuran atau tekstur jaringan mulut. Umumnya, kita mengenali lesi mulut sebagai sariawan. Namun, lesi mulut memiliki jenis yang beragam tergantung penyebab yang mendasarinya.Lesi pada mulut dapat dikenali dari kerusakan pada kulit atau selaput lendir mulut. Kondisi tersebut terjadi diakibatkan oleh hilangnya jaringan permukaan dan jaringan epitel yang cedera atau hancur. Biasanya, lesi mulut muncul dalam bentuk benjolan, lepuhan, titik-titik, luka sobek atau tonjolan seperti bisul kecil. Warnanya putih, merah atau keduanya.Lesi mulut dapat tumbuh di bibir, lidah, dasar lidah, gusi, dasar mulut, langit-langit mulut, belakang pipi, dan kelenjar air liur. Lesi tersebut dapat berjumlah tunggal atau muncul dalam jumlah yang banyak di waktu yang bersamaan.Dalam kebanyakan kasus, lesi pada mulut akan menimbulkan rasa nyeri terutama saat makan dan minum. Beberapa orang merasakan sensasi terbakar atau kesemutan di sekitar area lesi. Bergantung pada ukuran, tingkat keparahan, dan lokasinya di mulut, lesi juga bisa membuat penderitanya sulit untuk makan, minum, menelan, berbicara, atau bernapas.Lesi mulut adalah hal yang sangat umum terjadi dan telah menjadi gejala dari berbagai penyakit. Meski begitu, lesi mulut biasanya dapat hilang dengan sendirinya dalam 1-2 minggu. Lesi mulut yang tak kunjung sembuh dapat menjadi petunjuk diperlukannya perhatian medis.Mengetahui penyebab munculnya lesi mulut merupakan langkah utama agar perawatan yang tepat dan efektif dapat diberikan.
Banyak hal yang dapat menyebabkan munculnya lesi mulut, mulai dari penyebab ringan akibat aktivitas sehari-hari hingga penyakit serius.Lesi mulut bisa muncul dari kondisi berikut ini.
 Berbagai kondisi kesehatan berikut dapat menjadi penyebab munculnya lesi mulut, antara lain:
Hubungi dokter apabil Anda menyadari ada lesi mulut dengan kondisi berikut:
  • Memiliki ukuran dengan diameter lebih dari 1,5 cm
  • Tidak kunjung sembuh setelah berminggu-minggu
  • Lesi muncul terus menerus
  • Disertai dengan gejala lain, seperti:
    • Ruam
    • Nyeri sendi
    • Demam
    • Diare
AAFP. https://www.aafp.org/afp/2007/0215/p501.html
Diakses pada 20 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/mouth-sores#symptoms
Diakses pada 20 Januari 2021
Everydayhealth. https://www.everydayhealth.com/mouth-lesions/guide/
Diakses pada 20 Januari 2021
Oralscience. https://www.oralscience.com/en/protocols/lesions/
Diakses pada 20 Januari 2021
MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/mouth-and-dental-disorders/symptoms-of-oral-and-dental-disorders/mouth-sores-and-inflammation
Diakses pada 20 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email