Mata

Mata Sering Berkedip

Diterbitkan: 20 Jan 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Mata Sering Berkedip
Mata sering berkedip merupakan kejadian di mata melakukan kedipan berlebihan di luar kebiasaan. Berkedip sendiri merupakan refleks mata sehingga kegiatan tersebut berada di luar kontrol Anda. Meski demikian, kegiatan tersebut tetap bisa dilakukan di bawah kendali Anda.Sering berkedip bisa disebabkan oleh banyak hal. Pada orang dewasa, penyebab paling umum adalah terjadinya masalah pada permukaan mata. Meski mengganggu, kondisi ini jarang disebabkan oleh masalah kesehatan yang serius.Pada anak kecil, masalah pada kornea sering kali menjadi penyebab utama mata berkedip terlalu sering. Namun pada beberapa kasus, penyebabnya sering kali tidak diketahui dengan jelas.Sama seperti pada orang dewasa, kondisi ini umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Hanya saja orang tua sebaiknya tetap mewaspadainya. Pada kondisi yang jarang, hal ini bisa saja dikarenakan kondisi neurologis atau menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan.Kedipan mata sendiri memiliki fungsi krusial untuk organ penglihatan Anda. Hal ini berguna untuk melumasi dan membersihkan mata dengan menyebarkan air mata ke permukaan luarnya. Berkedip juga melindungi mata dari paparan debu, cahaya berlebihan, benda asing, dan penyebab iritasi lainnya.Normalnya, bayi dan anak-anak akan berkedup sekitar 2 kali setiap menit. Saat remaja, intensitasnya meningkat menjadi 14 hingga 17 per hari. Pada kondisi normal, angkanya tetap tidak berubah hingga akhir hayat seseorang.Lalu, kapan seseorang dianggap menderita kedipan mata yang berlebihan? Secara angka tidak ada patokan pasti untuk menggambarkan hal tersebut. Namun jika sudah mengganggu aktivitas, penglihatan, dan kehidupan seseorang, maka mata bisa dianggap berkedip terlalu sering. 
Penyebab mata sering berkedip yang paling umum adalah iritasi mata. Selain iritasi, kondisi psikologi seseorang bisa juga bisa menjadi biang keladinya. Kondisi psikologis yang dimaksud antara lain stres, kecemasan, atau kelelahan.Mata berkedip sebelah kanan atau sebelah kiri bisa terjadi terlalu sering karena disebabkan beberapa kondisi di bawah ini:
  • Alergi
  • Blefaritis
  • Konjungtivitas
  • Lensa kontak yang aus
  • Ulkus kornea
  • Mata kering
  • Asap
  • Kabut
  • Debu
  • Benda asing di mata
  • Peradangan mata
  • Uveitis
  • Iritis
  • Polusi
  • Uap kimia
  • Trichiasis
  • Mata tegang
  • Mata lelah
Mata sering berkedip bisa juga disebabkan oleh masalah pada organ penglihatan, antara lain:
  • Rabun jauh
  • Rabun dekat
  • Presbiopia
  • Strabismus
  • Astignatisme
Penyebab mata berkedip berlebihan terkait dengan gangguan saraf, antara lain:
  • Blepharospasm
  • Dystonia
  • Tic wajah
  • Penyakit Parkinson
  • Stroke
  • Tardive
  • Sindrom Tourette
  • Sindrom Meige
Kondisi mata sering berkedip bisa juga mengindikasikan ada hal serius yang mengancam jiwa seseorang. Yang termasuk kondisi demikian antara lain:
  • Sindrom Aicardi
  • Glaukoma kongenital
  • Penyakit kejang
  • Stroke
  • Penyakit Wilson
  • Multipel sclerosis
 
Mata sering berkedip pada umumnya bukan sesuatu yang serius kecuali jika diakibatkan opleh paparan bahan kimia. Namun demikian, hubungilah dokter jika hal ini terjadi lebih dari satu minggu.Anda juga wajib datang ke dokter jika mata berkedip lalu menutup seluruh bagian mata. Terjadi kelumpuhan wajah, keluar cairan dari mata, bengkak di alam atau di sekitar mata, dan jika kelopak mata atas terkulai. Hal lain yang membahayakan selain paparan bahan kimia adalah terjadinya trauma atau abrasi kornea.Hubungi layanan darurat jika bahan kimia masuk ke mata atau jika Anda mengalami nyeri atau perubahan penglihatan. Menghubungi dokter sesegera mungkin juga wajib dilakukan jika mata berkedip diikuti oleh gejala stroke seperti di bawah ini:
  • Mati rasa atau kelemahan tiba-tiba pada wajah atau anggota tubuh, terutama di salah satu sisi tubuh
  • Kebingungan mendadak
  • Kesulitan melihat
  • Perubahan penglihatan mendadak
  • Kesulitan koordinasi mendadak
  • Sakit kepala parah mendadak yang tidak bisa dijelaskan
 
Healthline. https://www.healthline.com/health/eye-health/eye-blinking
Diakses pada 20 Januari 2021
Health Grades. https://www.healthgrades.com/right-care/eye-health/eye-blinking-symptoms
Diakses pada 20 Januari 2021
American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/diseases/excessive-blinking-children
Diakses pada 20 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email