Penyakit Lainnya

Menggigil

Diterbitkan: 25 Jan 2021 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Menggigil
Menggigil merupakan reaksi alami tubuh dan termasuk sebagai gejala, bukan penyakit
Menggigil adalah kondisi medis berupa perasaan dingin pada tubuh yang bisa muncul begitu saja. Perasaan kedinginan ini dapat terjadi ketika otot-otot berkontraksi dan meregang secara cepat untuk meningkatkan suhu tubuh.Menggigil biasanya terjadi karena paparan udara dingin. Namun reaksi ini juga bisa menjadi tanda adanya kondisi medis lain yang lebih serius. Misalnya, flu, batu ginjal, atau hipotiroidisme.Menggigil juga bisa disertai demam atau menjadi pertanda akan terjadinya demam. Respons menggigil merupakan reaksi alami tubuh dan termasuk sebagai gejala, bukan penyakit. 
Menggigil
Dokter spesialis Anak, Penyakit Dalam
GejalaMenggigil, demam, merinding
Faktor risikoUsia, infeksi, kondisi medis lainnya
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, tes darah, rontgen dada
PengobatanPengobatan mandiri di rumah, obat-obatan
ObatIbuprofen, paracetamol
KomplikasiDehidrasi, halusinasi, kejang demam
Kapan harus ke dokter?Menggigil disertai dengan demam, dialami bayi di bawah 3 bulan, terjadi terus-menerus
Gejala menggigil dapat terjadi secara terus-menerus atau hilang dan timbul. Kondisi ini bisa berlangsung beberapa menit hingga satu jam. Menggigil juga dapat disertai dengan gejala lain, seperti demam atau merinding. 
Pada sebagian besar orang, penyebab menggigil merupakan paparan udara dingin. Namun jika disertai dengan demam, menggigil terjadi sebagai respons tubuh untuk melawan infeksi virus atau bakteri.Beberapa jenis infeksi yang dapat menyebabkan menggigil adalah:
Selain itu, menggigil juga dapat terjadi ketika:
  • Suhu tubuh terlalu rendah (hipotermia) suhu tubuh dibawah 35’C
  • Kadar gula darah rendah (hipoglikemia)
  • Kadar hormon tiroid rendah (hipotiroidisme)
  • Dehidrasi berat
  • Malnutrisi
  • Gugup, takut, dan cemas berlebih
  • Efek samping obat
 

Faktor risiko menggigil

Usia dan penyakit tertentu bisa meningkatkan risiko terhadap kondisi menggigil.
  • Usia

Menggigil lebih sering terjadi pada bayi dan anak-anak dibandingkan orang dewasa
  • Penyakit tertentu

Menggigil sering dialami pasien yang mengalami infeksi di tubuhnya atau memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti gula darah rendah atau dehidrasi berat, dan kondisi lainnya. 
Untuk mendiagnosis penyebab menggigil, dokter akan melakukan tanya jawab terkait gejala yang Anda alami terlebih dulu. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menganjurkan tes penunjang untuk memastikan potensi penyakit tertentu yang mengakibatkan gejala menggigil.Pemeriksaan penunjang yang dapat disarankan meliputi:
  • Pemeriksaan fisik

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, meliputi area utama seperti mata, telinga, hidung, tenggorokan, leher, dan perut. Selain itu dokter juga akan memeriksa tanda vital seperti tekanan darah, denyut jantung, dan suhu tubuh.
  • Tes darah dan urine

Pemeriksaan ini diperlukan untuk mendeteksi keberadaan bakteri atau jamur dalam darah atau urine.
  • Pemeriksaan dahak (kultur sputum)

Pemeriksaan ini penting untuk mendeteksi keberadaan bakteri dalam dahak dan gangguan yang terjadi pada saluran pernapasan.
  • Rontgen dada

Prosedur rontgen dada bertujuan mendeteksi pneumonia, tuberkulosis, atau infeksi lainnya. 
Menggigil bukanlah penyakit, melainkan gejala dari penyakit tertentu. Oleh karena itu, pengobatannya bergantung pada penyakit yang menjadi penyebabnya. Namun untuk membantu meredakan gejala menggigil, beberapa upaya pengobatan mandiri dapat dilakukan di rumah untuk, seperti:
  • Memperbanyak istirahat.
  • Mencukupi konsumsi cairan.
  • Menggunakan selimut tipis untuk menutupi tubuh. Jangan memakai selimut atau pakaian yang terlalu tebal, karena dapat meningkatkan suhu tubuh.
  • Tidak menggunakan kompres es untuk menurunkan suhu tubuh, karena hal ini hanya akan memperparah kondisi.
  • Menggunakan air hangat untuk membasuh tubuh.
  • Mengonsumsi obat penurun demam, seperti paracetamol dan ibuprofen.
  • Tidak menggunakan kipas angin dan maupun alat pendingin ruangan.
 

Komplikasi menggigil

Apabila tidak ditangani dengan baik, menggigil dapat menyebabkan komplikasi, seperti:
  • Dehidrasi
  • Halusinasi
  • Kejang akibat demam (pada anak berusia 6 bulan-5 tahun)
 
Pencegahan menggigil tergantung dari penyebab yang mendasarinya, seperti berikut ini.
  • Apabila menggigil disebabkan oleh paparan suhu dingin, gunakan pakaian tebal untuk menjaga tubuh tetap hangat.
  • Jika menggigil muncul akibat kondisi lain seperti hipoglikemia, Anda bisa mengatasinya dengan selalu menyiapkan makanan kecil untuk meningkatkan kadar gula darah (misalnya permen).
  • Apabila menggigil disertai dengan demam, konsumsilah obat penurun panas dan selalu ukur suhu dengan termometer.
Selain itu, pastikan suhu ruangan tetap hangat dan selalu jaga kebersihan tubuh maupun lingkungan Anda. 
Segera hubungi dokter jika Anda mengalami kondisi menggigil yang:
  • Disertai dengan gejala lain, seperti leher kaku, rasa bingung, batuk, sesak napas, nyeri perut, serta buang air kecil menjadi lebih sering
  • Disertai demam di atas 39,4 derajat Celcius yang terus berlangsung 1-2 jam setelah menjalani perawatan di rumah
  • Disertai dengan demam yang tidak kunjung membaik selama lebih dari 3 hari, atau terus berlangsung selama lebih dari 5 hari
Apabila menggigil dialami anak, segera bawa ia ke dokter apabila:
  • Dialami oleh bayi berusia d bawah 3 bulan dan disertai dengan demam 38,3 derajat Celcius atau lebih
  • Dialami oleh bayi berusia 3-12 bulan dan disertai dengan demam yang terus berlangsung selama lebih dari 24 jam
  
Sebelum menemui dokter, Anda dapat melakukan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut ini.
  • Apakah gejala menggigil disertai dengan demam atau merinding? Apabila disertai demam, berapa suhu tertingginya?
  • Apakah gejala menggigil berlangsung sekali atau berulang kali?
  • Berapa lama gejala menggigil sudah berlangsung?
  • Apakah menggigil terjadi secara tiba-tiba atau setelah terpapar pencetus tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya? Jika iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan dapat menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan penyebab menggigil. Dengan ini, pengobatan pun bisa diberikan secara tepat. 
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/why-do-i-have-chills#1
Diakses pada 01 Januari 2020
 Healthlines. https://www.healthline.com/symptom/chills
Diakses pada 15 Oktober 2020
 Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/chills
Diakses pada 15 Oktober 2020
 Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/003091.htm
Diakses pada 15 Oktober 2020
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email