Penyakit Lainnya

Myxedema Coma

Diterbitkan: 06 Jan 2021 | dr. Levina FeliciaDitinjau oleh dr. Reni Utari
image Myxedema Coma
Myxedema coma bisa ditandai oleh wajah bengkak
Myedema coma adalah kondisi medis serius yang dapat terjadi karena kadar hormon tiroid yang terlalu rendah dalam tubuh (hipotiroidisme). Hormon tiroid dihasilkan oleh kelenjar tiroid yang terletak di bagian depan leher. Hormon ini berperan besar dalam metabolisme dan pengaturan fungsi tubuh lainnya.Ketika kelenjar tiroid mengalami gangguan dan menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah di bawah normal, kondisi ini dinamakan hipotiroidisme. Apabila hipotiroidisme tidak terdiagnosis atau tidak ditangani, myexedema coma dapat terjadi.Penyakit yang juga disebut myxedema crisis ini ditandai dengan hilangnya fungsi otak (koma) akibat keadaan hipotiroid berat yang berlangsung lama.Myexedema coma merupakan bentuk komplikasi dari hipotiroid yang jarang terjadi, namun dapat mengancam jiwa. Pengidap hipotiroidisme yang mengalami koma atau hampir koma harus segera bawa ke Unit Gawat Darurat secepat mungkin. 
Myxedema Coma
Dokter spesialis Penyakit Dalam, Endokrin
GejalaKelemahan pada tubuh, linglung, merasa dingin
Faktor risikoInfeksi, gagal jantung, stroke
Metode diagnosisTes darah, EKG, analisis gas darah
PengobatanObat-obatan, terapi cairan, terapi penggantian elektrolit
ObatLevothyroxine, kortisol, antibiotik
KomplikasiHipotermia, penumpukan cairan dalam tubuh, menurunnya metabolisme obat
Kapan harus ke dokter?Penderita hipotiroid yang mengalami demam, penurunan kesadaran, sesak napas
Gejala myxedema coma umumnya meliputi:
  • Kelemahan pada tubuh
  • Kebingungan atau tidak responsif
  • Merasa dingin
  • Suhu tubuh rendah
  • Badan membengkak, terutama wajah, lidah, dan kaki bagian bawah
  • Sesak napas
Penderita myxedema coma biasanya berada dalam kondisi koma atau hampir koma dan harus mendapatkan penanganan darurat. 
Penyebab myxedema coma adalah hipotiroid berat yang tidak terdiagnosis atau tidak tertangani. Kondisi ini juga dapat muncul ketika seseorang berhenti mengonsumsi obat hipotiroidnya. Kondisi ini lebih umum ditemukan pada pasien usia tua dan wanita.Hipotiroid sendiri terjadi ketika kelenjar tiroid berhenti berfungsi dengan baik. Hal ini dapat disebabkan oleh:
  • Kondisi autoimun, seperti tiroiditis Hashimoto
  • Operasi pengangkatan kelenjar tiroid
  • Terapi radiasi kanker
  • Obat-obatan tertentu, seperti lithium atau amiodarone
  • Defisiensi atau berlebihnya kadar iodine
  • Kehamilan
  • Penggunaan obat-obatan yang mempengaruhi sistem imun, seperti yang digunakan pada pengobatan kanker
 

Faktor risiko myxedema coma

Pada penderita hipotiroid, beberapa hal ini dapat menjadi faktor risiko yang memicu terjadinya myxedema coma:
  • Infeksi, terutama infeksi paru-paru dan saluran kemih
  • Gagal jantung
  • Stroke
  • Trauma
  • Operasi
  • Obat-obatan tertentu, seperti phenothiazineslitium, obat penenang, dan konsumsi iodida berkepanjangan
  • Tidak mengonsumsi obat-obatan tiroid yang diresepkan oleh dokter
  • Paparan terhadap suhu dingin
  • Stres
 
Beberapa pemeriksaan medis dapat dilakukan untuk membantu dalam memastikan diagnosis myxedema coma. Pemeriksaan ini meliputi:
  • Tes darah

Tes darah yang dilakukan meliputi evaluasi jumlah sel darah, elektrolit, gula darah, dan kadar hormon tiroid dalam tubuh. Selain itu, pemeriksaan darah untuk mengecek fungsi hati dan kelenjar adrenal juga akan dilakukan.
  • Elektrokardiogram (EKG)

Pemeriksaan EKG jantung bertujuan memeriksa aktivitas jantung pasien.
  • Analisis gas darah

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kadar oksigen dan karbon dioksida dalam darah.Selain tes-tes di atas, pemeriksaan tambahan lain juga dapat dianjurkan apabila dibutuhkan.
Cara mengobati myxedema coma adalah dengan terapi penggantian hormon tiroid bernama levothyroxine. Ketika kadar hormon tiroid sudah kembali normal, gejala hipotiroid akan berkurang. Namun pasien tetap perlu mengonsumsi obat ini seumur hidup.Obat pengganti hormon tiroid diberikan melalui pembuluh darah agar dapat bekerja secara cepat dalam memperbaiki kadar hormon tiroid yang rendah.Selain itu, pengobatan myxedema coma lainnya meliputi:
  • Terapi cairan
  • Terapi penggantian elektrolit bila dibutuhkan
  • Pemberian kortisol atau hormon adrenal lainnya lewat pembuluh darah atau hormon adrenal lainnya
  • Selimut hangat bila suhu tubuh rendah
  • Suplemen glukosa bila gula darah rendah
  • Pemberian antibiotik bila terdapat infeksi
Myxedema coma termasuk kondisi gawat darurat dan memerlukan penanganan yang cepat. Pasien dengan kondisi ini akan dirawat di ruang intensif (ICU).Dokter akan terus memantau keadaan jantung dan pernapasan pasien selama perawatan. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan kadar hormon tiroid secara berkala sesuai jadwal. 

Komplikasi myxedema coma 

Hormon tiroid penting untuk metabolisme sel. Oleh karena itu, kasus hipotiroidisme yang berat dan serius dapat memperlambat proses metabolisme di dalam tubuh dan mempengaruhi penggunaan oksigen di dalam tubuh. Hal ini berdampak buruk pada semua sistem tubuh. Komplikasi myexedema coma dapat berupa:
  • Hipotermia (suhu tubuh rendah)
  • Pembengkakan dan penumpukan cairan di dalam tubuh
  • Menurunnya metabolisme obat dan overdosis obat
  • Gangguan pada kehamilan, seperti keguguran, preeklampsia, janin lahir mati, atau cacat janin
  • Gagal jantung
  • Masalah ginjal
  • Depresi
  • Koma
  • Kematian
 
Cara mencegah myxedema coma adalah melakukan penanganan pada hipotiroidisme, terutama konsumsi obat hipotiroid secara teratur. Anda juga perlu mengenali dan mewaspadai gejala-gejala komplikasi yang mungkin terjadi. 
Penderita hipotiroid yang mengalami demam, penurunan kesadaran, perubahan perilaku, sesak napas, atau bengkak yang semakin parah pada tangan dan kaki, perlu segera dibawa ke UGD. 
Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami.
  • Catat riwayat bepergian yang baru-baru ini Anda lakukan.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa memberikan dukungan moral maupun membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait myxedema coma?
  • Apakah ada anggota keluarga atau orang di sekitar Anda dengan gejala yang sama?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya? Jika iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis myxedema coma. Dengan ini, penanganan bisa diberikan secara tepat. 
WebMD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/myxedema-coma#1
Diakses pada 13 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/myxedema#treatment
Diakses pada 13 Januari 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/myxedema_coma/article.htm#what_is_the_medical_definition_of_myxedema_crisis_coma_is_it_common
Diakses pada 13 Januari 2020
eMedicine Health. https://www.emedicinehealth.com/myxedema_coma/article_em.htm#what_is_myxedema_crisis_coma_definition_and_facts
Diakses pada 13 Januari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/myxedema
Diakses pada 6 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email