Penyakit Lainnya

Psoriasis Arthritis

Diterbitkan: 21 Oct 2020 | Nurul RafiquaDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Psoriasis Arthritis
Psoriasis arthritis adalah jenis radang sendi yang menyerang penderita psoriasis. Penyakit ini membuat sendi penderitanya menjadi bengkak, kaku dan nyeri.Psoriasis sendiri merupakan penyakit kulit yang ditandai dengan ruam merah bersisik di sekitar siku, lutut, pergelangan kaki, tangan, dan area kulit lainnya. Sebagian besar penderita psoriasis arthritis telah mengalami gejala psoriasis. Namun radang sendi ini juga bisa terjadi sebelum gejala psoriasis muncul.Psoriasis arthritis dapat menyerang segala usia, bahkan anak-anak. Meski begitu, penyakit ini paling sering dialami oleh orang dewasa berusia 30-50 tahun. 
Psoriasis Arthritis
Dokter spesialis Penyakit Dalam
GejalaKaki dan jari bengkak, nyeri pada kaki, nyeri punggung bagian bawah
Faktor risikoPsoriasis, genetik, lingkungan
Metode diagnosisPemeriksaan fisik, tes darah, rontgen
PengobatanObat-obatan, tindakan medis
ObatIbuprofen, leflunomide, infliximab
KomplikasiArthritis mutilans, konjungtivitis, stroke
Kapan harus ke dokter?Jika mengalami sendi yang nyeri, bengkak dan kaku secara terus-menerus
Gejala psoriasis arthritis sangat beragam dan bisa berbeda-beda pada tiap penderita.

Gejala umum

Secara umum, psoriasis arthritis memiliki gejala yang sama dengan artritis pada umumnya, yakni sendi yang bengkak, nyeri dan kaku di pagi hariPenyakit ini dapat menyerang berbagai sendi, dan bisa dialami oleh satu, beberapa, atau banyak sendi sekaligus. Namun sendi yang paling sering diserang adalah sendi di tangan, kaki, lutut, punggung, dan siku.

Gejala lainnya

Psoriasis arthritis juga dapat menyebabkan gejala-gejala di bawah ini.
  • Pembengkakan pada jari-jari tangan dan kaki
Psoriasis arthritis dapat memicu pembengkakan yang terasa nyeri di jari-jari tangan dan kaki. Pembengkakan ini dapat memicu perubahan bentuk pada tangan dan kaki bahkan sebelum gejala pada sendi muncul.
  • Nyeri pada kaki
Nyeri ini biasanya terjadi di area yang menjadi lokasi menempelnya otot pada tulang. Biasanya terjadi di belakang tumit (tendinitis Achilles) atau di telapak kaki (plantar fasciitis).
  • Nyeri punggung bagian bawah
Psoriasis arthritis dapat menyebabkan peradangan pada sendi di tulang belakang dan panggul. Kedua kondisi ini dapat memicu nyeri punggung bagian bawah yang disebut spondilitis. 
Psoriasis arthritis merupakan penyakit autoimun yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dan malah menyerang sel-sel tubuh yang sehat. Akibatnya, terjadi peradangan pada sendi dan produksi sel kulit menjadi berlebihan.Sama seperti kondisi autoimun pada umumnya, penyebab psoriasis arthritis belum diketahui secara pasti. Meski begitu, beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko terjadinya psoriasis arthritis, antara lain:
  • Mengidap psoriasis
Psoriasis adalah faktor risiko terbesar dalam mengembangkan arthritis. Penderita psoriasis dengan kuku yang berlekuk dan mengalami perubahan bentuk, lebih mungkin untuk mengalami arthritis psoriasis.
  • Faktor genetik
Sebagian besar penderita psoriasis arthritis memiliki keluarga dengan riwayat psoriasis atau psoriasis arthritis.
  • Faktor lingkungan
Cedera fisik maupun faktor lainnya dapat mencetuskan terjadinya psoriasis arthritis. Misalnya, infeksi virus maupun bakteri. 
Tidak ada pemeriksaan spesifik untuk mendiagnosis psoriasis arthritis. Namun dokter biasanya melakukan beberapa tindakan untuk mendiagnosis berikut ini:
  • Wawancara
Dokter akan melakukan tanya jawab mengenai gejala dan riwayat medis pasien maupun keluarga pasien.
  • Pemeriksaan fisik
Dokter akan memeriksa sendi yang sakit, pembengkakan pada kaki (daktilitis) atau tangan juga melihat kuku pasien. Dokter akan memeriksa kuku yang berlekuk, lepas dari bantalannya, atau mengalami hyperkeratosis (penebalan).
  • Pemeriksaan penunjang
Beberapa pemeriksan penunjang dapat dilakukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain akibat nyeri sendi, seperti rheumatoid arthritis atau penyakit asam urat (gout). Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan pencitraan dan pemeriksaan laboratorium.
  • Pemeriksaan pencitraan
Dokter akan melakukan pemeriksaan seeprti rontgen dan MRI. Bukti radiografi dapat menunjukkan kondisi tulang dan sendi pada tangan atau kaki.
  • Pemeriksaan laboratorium

    Pemeriksaan ini dilakukan antara lain melalui tes antibodi dalam darah dan evaluasi cairan sendi untuk memantau kadar asam urat.
Baca juga: Ketahui Tanda-Tanda Psoriasis Kuku dan Cara Mengatasinya 
Pengobatan psoriasis arthritis bertujuan mengatasi peradangan sendi agar nyeri berkurang dan kerusakan sendi lebih lanjut dapat dicegah. Beberapa metode penanganan dari dokter bisa berupa pemberian obat-obatan maupun pembedahan.

Obat-obatan

Beberapa contoh obat yang umumnya diresepkan oleh dokter adalah:
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)
Obat ini berfungsi meredakan peradangan dan mengurangi rasa sakit. Contohnya adalah ibuprofen.
  • Disease-modifying antirheumatic drug (DMARD)
Obat ini dapat memperlambat proses peradangan dan mencegah kerusakan permanen pada sendi serta jaringan di sekitarnya. Yang termasuk obat golongan ini adalah leflunomide dan sulfasalazine.
  • Imunosupresan
Obat ini digunakan untuk mengendalikan sistem kekebalan tubuh yang menjadi penyebab penyakit autoimun, termasuk psoriasis arthritis. Contoh obat ini adalah azathioprine, cyclosporine.
  • Agen biologis
Obat ini adalah tipe DMARD terbaru dan dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan DMARD. Contohnya adalah etanercept, golimumab, infliximab, adalimumab.
  • Apremilast
Obat ini akan mengurangi aktivitas enzim dalam tubuh yang mengatur peradangan.
  • Suntik steroid
Steroid yang disuntikkan pada sendi,  mampu mengatasi peradangan dengan cepat.

Pembedahan

Pada sendi yang sudah mengalami kerusakan parah, operasi dapat dilakukan. Dokter akan mengganti sendi yang rusak dengan sendi prostetis yang terbuat dari logam atau plastik.Baca jawaban dokter: Adakah pengobatan alternatif untuk psoriasis? 

Komplikasi

Psoriasis arthritis dapat menimbulkan komplikasi berupa:
  • Arthritis mutilans. Ini merupakan entuk penyakit yang parah, menyakitkan dan melumpuhkan. Seiring waktu, arthritis mutilans dapat menghancurkan tulang-tulang kecil di tangan, terutama jari-jari, sehingga dapat menyebabkan cacat sementara atau bahkan permanen.
  • Sakit mata. Sakit mata seperti konjungtivitis atau uveitis dapat menyebabkan nyeri, mata memerah dan penglihatan kabur.
  • Penyakit kardiovaskular. Penderita arthritis psoriasis juga berisiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke.
  
Meski tidak bisa dicegah sepenuhnya, Anda dapat melakukan beberapa cara di bawah ini untuk menurunkan risiko atau mengurangi gejala psoriasis arthritis dengan langkah berikut ini.
  • Berobat jika memiliki penyakit psoriasis
  • Melakukan olahraga ringan, seperti berjalan, berenang, atau bersepeda
  • Menjaga berat badan ideal
  • Tidak merokok
  • Membatasi konsumsi alkohol
Baca juga: Manfaat dan Jenis Senam Rematik untuk Kesehatan Anda 
Segera konsultasikan ke dokter apabila Anda mengalami pembengkakan, rasa kaku, atau nyeri yang terus-menerus pada sendi. Tetap periksakan kondisi Anda meski Anda belum pernah mengalami psoriasis.Sementara itu, penderita psoriasis disarankan untuk menjalani pemeriksaan medis secara rutin ke dokter untuk memantau kondisinya.  
Sebelum pemeriksaan, Anda dapat mempersiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buat daftar seputar gejala yang Anda rasakan.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang Anda alami.
  • Catat riwayat penyakit psoriasis atau psoriasis arthritis dalam keluarga Anda.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang Anda konsumsi.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan pada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi Anda saat berkonsultasi dengan dokter. Mereka bisa membantu Anda dalam mengingat informasi yang disampaikan oleh dokter.
 
Dokter akan mengajukan sejumlah pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang Anda rasakan?
  • Sendi mana saja yang mengalami gejala?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait psoriasis arthritis?
  • Apakah ada hal yang membuat gejala Anda membaik atau memburuk?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda sudah mencari pertolongan medis sebelumnya? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis psoriasis arthritis. Dengan ini, pengobatan juga bisa diberikan secara tepat guna. 
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/psoriatic-arthritis/
Diakses pada 17 Desember 2019
American College of Rheumatology. https://www.rheumatology.org/I-Am-A/Patient-Caregiver/Diseases-Conditions/Psoriatic-Arthritis
Diakses pada 17 Desember 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/psoriatic-arthritis/symptoms-causes/syc-20354076
Diakses pada 17 Desember 2019
WebMD. https://www.webmd.com/arthritis/psoriatic-arthritis/the-emotional-toll-of-psoriatic-arthritis#1
Diakses pada 17 Desember 2019
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/psoriatic_arthritis/article.htm
Diakses pada 17 Desember 2019
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email