Kepala

Sindrom Wernicke-Korsakoff

Diterbitkan: 17 Feb 2021 | Dedi IrawanDitinjau oleh dr. Karlina Lestari
image Sindrom Wernicke-Korsakoff
Penyebab utama sindrom Wernicke-Korsakoff adalah alkoholisme.
Sindrom Wernicke-Korsakoff adalah jenis gangguan otak akibat kekurangan vitamin B1 atau tiamin (vitamin B1). Vitamin ini memiliki peran penting, yakni membantu otak untuk mengubah gula menjadi energi.Ketika otak dan sistem saraf tidak mendapatkan gula sebagaimana mestinya, fungsi otak akan terganggu.Sindrom Wernicke-Korsakoff terdiri dari dua kondisi yang sebenarnya terpisah, yaitu ensefalopati Wernicke dan sindrom Korsakoff. Hanya saja, keduanya dapat menyerang tubuh dalam waktu yang bersamaan.Secara umum, pasien akan mendapatkan gejala penyakit Wernicke terlebih dahulu alias ensefalopati Wernicke.Ensefalopati umumnya akan menyerang secara tiba-tiba. Karena serangannya begitu mendadak, penyakit ini membuat pasien membutuhkan perawatan medis secepatnya.Sementara sindrom Korsakoff biasanya menyerang lebih lambat. Kondisi ini bersifat kronis dan merusak bagian dari otak yang menangani ingatan. 
Sindrom Wernicke-Korsakoff
Dokter spesialis Saraf
GejalaPenglihatan ganda, kelopak mata lunglai, kehilangan koordinasi otot
Faktor risikoLaki-laki, usia, AIDS
Metode diagnosisX-ray, CT scan, pemeriksaan kadar tiamin
PengobatanInfus tiamin, mengobati kecanduan alkohol, memberikan gizi seimbang
ObatTiamin, magnesium sulfat, kalium asam fosfat
KomplikasiKerusakan otak permanen, masalah memori, cara jalan yang berubah
Kapan harus ke dokter?Mengalami gejala sindrom Wernicke-Korsakoff
Gejala sindrom Wernicke-Korsakoff umumnya terjadi karena muncul jaringan abnormal pada otak akibat kekurangan vitamin B1.

Gejala penyakit Wernicke

Beberapa keluhan umumnya muncul ketika menderita penyakit Wernicke meliputi:
  • Penglihatan ganda
  • Kelopak mata atas jatuh (ptosis), seperti sedang mengantuk
  • Gerakan mata ke atas dan ke bawah atau ke samping
  • Kehilangan koordinasi otot atau ataksia, yang dapat menggangu fungsi berjalan
  • Gangguan mental seperti disorientasi atau kebingungan, yang dapat mengarah pada sifat agresif atau kekerasan
Pengidap kondisi ini juga kemungkinan akan mengalami berbagai masalah terkait jantung dan pembuluh darah. Keduanya membuat penderita mungkin akan mengalami beberapa kondisi berikut:
  • Mengantuk
  • Pingsan
  • Detak jantung berdetak lebih cepat dari biasanya
  • Tekanan darah rendah saat berdiri
  • Memiliki kondisi kurang energi

Gejala sindrom Korsakoff

Setelah menderita penyakit Wernicke, kondisi ini kemudian dapat berkembang menjadi sindrom Korsakoff. Seseorang yang mengalami sindrom Wernicke-Korsakoff memiliki berbagai gangguan memori.Gangguan tersebut bisa berupa kehilangan ingatan atau tidak dapat membentuk ingatan baru.

Gejala lain sindrom Wernicke-Korsakoff

  • Amnesia, terutama untuk kejadian yang terjadi setelah awal (onset) penyakit
  • Kesulitan memahami informasi
  • Kesulitan memasukkan kata ke dalam konteks atau kalimat yang sesuai
  • Mengalami halusinasi
  • Membentuk cerita berlebihan atau konfabulasi (proses ketika memori yang diingat palsu)
 
Penyebab sindrom Wernicke-Korsakoff adalah kekurangan vitamin B1 alias tiamin. Adapun hal yang membuat seseorang bisa mengalami kekurangan vitamin tersebut antara lain:

1. Kecanduan alkohol parah

Konsumsi alkohol berlebih dalam jangka panjang bisa mengganggu sistem penyerapan, penyimpanan, dan penggunaan vitamin B1 oleh tubuh.

2. Operasi bariatrik

Ensefalopati Wernicke bisa muncul pada mereka yang menjalani prosedur operasi bariatrik. Operasi pembedahan ini biasanya dilakukan guna memnbantu menurunkan berat badan.

3. Penyebab lainnya

Sederet penyebab lain dari sindrom Wernicke-Korsakoff meliputi:
  • Kekurangan nutrisi dan diet tertentu
  • Kelaparan
  • Operasi plastik
  • Keganasan lambung
  • Obstruksi usus
  • Penyakit radang usus
  • Abses perut
  • Tuberkulosis diseminata
  • Kanker
  • AIDS
  • Infeksi serius
  • Anoreksia
  • Operasi bypass lambung
  • Gangguan makan
 

Faktor risiko sindrom Wernicke-Korsakoff

Tersapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan kemungkinan seseorang untuk mengalami sindrom Wernicke-Korsakoff. Faktor-faktor risiko ini meliputi:
  • Laki-laki
  • Usia
  • Gelandangan
  • Dewasa hidup sendirian
  • Penderita penyakit kesehatan mental serius
  • Menjalani prosedur cuci darah
  • AIDS
  • Tidak mampu membiayai perawatan medis
  • Tidak mampu membeli makanan bergizi
 
Diagnosis sindrom Wernicke-Korsakoff tidak selalu mudah dilakukan. Apalagi jika paien mengalami kebingungan mental sehingga mempersulit komunikasi dengan dokter. Kondisi ini membuat dokter mungkin mengabaikan kondisi fisik jika pasien mengalami kebingungan.

1. Memeriksa tanda alkoholisme

Dokter kan memeriksa pasien apakah memiliki tanda-tanda alkoholisme atau tidak. Selain itu, pemeriksaan kerusakan hati akan dilakukan sebab hal ini merupakan tanda umum kecanduan alkohol.Pemeriksaan fisik terkait gejala alkoholisme akan dilakukan untuk mendapatkan gambaran mengenai:
  • Detak jantung
  • Gerakan mata
  • Refleks
  • Tekanan darah
  • Suhu tubu
  • Tanda kekurangan nutrisi

2. Pemeriksaan kekurangan nutrisi

Pemeriksaan oleh dokter dilakukan guna menemukan keberadaan tanda kekurangan vitamin B1. Tes untuk menentukan hal tersebut bisa dilakukan dengan du acara, yaitu:
  • Tes serum albumin

Tes ini dilakukan guna mengukur protein dalam darah alias albumin. Jika kadarnya terlalu rendah, ini bisa mengindikasikan kekurangan nutrisi serta masalah pada ginjal dan hati.
  • Tes serum vitamin B1

Tes serum vitamin B1 dilakukan guna memeriksa kadar vitamin B1 dalam darah. Jika aktivitas enzim di dalam darah rendah, hal tersebut menandakan adanya kekurangan vitamin bernama lain tiamin ini.

3. Pemeriksaan lain

Pasien bisa juga membutuhkan tes pencitraan guna membantu dokter menemukan tanda khas dari sindrom ini. Tes pencitraan yang mungkin dilakukan antara lain:
  • EKG

Pencitraan elektrokardiogram (EKG) yang dilakukan sebelum dan sesudah pasien mengonsumsi vitamin B1 bisa membantu dokter menemukan kelainan.
  • CT scan

Tes pencitraan ini dilakukan guna memeriksa lesi otak yang memiliki kaitan dengan penyakit Wernicke.
  • MRI

Pemindaian MRI bisa membantu mencari perubahan otak terkait dengan penyakit Wernicke. 
Pengobatan sindrom Wernicke-Korsakoff dapat memperlambat atau menghentikan perkembangan penyakit. Perawatan harus dilakukan sesegera mungkin dan melibatkan rawat inap di rumah sakit. Pasien akan diawasi untuk memastikan sistem pencernaan pasien menyerap makanan dengan benar.Penanganan penyakit ini bertujuan memenuhi kebutuhan vitamin B1. Cara mengobati sindrom Wernicke-Korsakoff yang bisa dilakukan meliputi:

1. Memberikan suplemen tertentu

Dokter dapat menganjurkan pasien untuk meningkatkan kadar senyawa di bawah ini:
  • Tiamin

Tiamin (vitamin B1) adalah vitamin yang larut dalam air. Vitamin ini akan bergabung dengan adenosin trifosfat (ATP) untuk membentuk koenzim tiamin pirofosfat, yang diperlukan dalam metabolisme karbohidrat.
  • Magnesium sulfat

Magnesium sulfat merupakan bahan yang membantu molekul atau ion dalam sejumlah sistem enzim. Senyawa ini juga terlibat dalam transmisi neurokimia dan rangsangan otot.Pasien dengan alkoholisme kronis dan pasien yang kekurangan gizi biasanya memiliki kadar magnesium yang tidak memadai.
  • Kalium asam fosfat (K-Phos)

Kalium penting untuk transmisi impuls saraf, kontraksi otot jantung, pemeliharaan tonisitas intraseluler, otot rangka dan polos, dan pemeliharaan fungsi ginjal normal. Berkurangnya kalium secara bertahap bisa terjadi melalui ekskresi ginjal, kehilangan di sistem pencernaan, atau asupan yang rendah.

2. Penanganan lainnya

Dokter juga bisa memberikan penanganan berikut ini:
  • Mengobati kecanduan alkohol
  • Menyarankan pola makan dengan gizi seimbang guna menaikkan kadar vitamin B1
 

Komplikasi sindrom Wernicke-Korsakoff

Komplikasi sindrom Wernicke-Korsakoff umumnya tidak bisa disembuhkan. Pada kasus yang serius, hal itu dapat menyebabkan kerusakan otak dan menyebabkan masalah dengan memori dan cara berjalan yang tidak kunjung hilang. Angka kematian akibat penyakit ini juga terhitung tinggi jika tak ditangani. Sebagian besar kematian diakibatkan oleh adanya infeksi pada paru-paru. Selain itu, kematian bisa diakibatkan oleh keracunan darah atau kerusakan otak yang tak bisa disembuhkan. 
Cara mencegah sindrom Wernicke-Korsakoff dapat dilakukan dengan:
  • Menghindari konsumsi alkohol
  • Menerapkan diet dengan gizi seimbang dan kaya vitamin B1. Bahan pangan yang mengandung vitamin ini meliputi nasi, kacang polong, roti gandum, bayam, jeruk, serta susu.
 
Penyakit ensefalopati Wernicke biasanya datang dengan tiba-tiba, sehingga membutuhkan penanganan segera. Adapun gejalanya termasuk kebingungan, kehilangan kemampuan mengoordinasikan otot, dan gangguan penglihatan.Jika mengalami gejala tersebut (apalagi sudah ada faktor risiko), segeralah cari pertolongan medis.Bila tidak ditangani dengan segera, ensefalopati Wernicke dapat belanjut menjadi sindrom Korsakoff. Kondisi ini akan membuat penderita mengalami kerusakan pada bagian otak yang menangani masalah memori hingga kematian. 
Sebelum melakukan kunjungan ke dokter, persiapkan beberapa hal di bawah ini:
  • Buatlah daftar seputar gejala yang muncul.
  • Catat riwayat penyakit yang pernah dan sedang dialami oleh pasien. Demikian pula dengan riwayat medis keluarga.
  • Catat semua obat, suplemen, obat herbal, atau vitamin yang dikonsumsi oleh pasien.
  • Catat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter.
  • Mintalah keluarga atau teman untuk mendampingi saat berkonsultasi ke dokter. Mereka bisa memberi dukungan moral maupun membantu mengingat informasi yang disampaikan dokter.
 
Dokter kemungkinan akan mengajukan pertanyaan berikut:
  • Apa saja gejala yang dirasakan pasien?
  • Apakah Anda memiliki faktor risiko terkait sindrom Wernicke-Korsakoff?
  • Apakah Anda rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu?
  • Apakah Anda pernah mencari bantuan medis? Bila iya, apa saja pengobatan yang telah Anda coba?
Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menganjurkan pemeriksaan penunjang. Langkah ini bertujuan memastikan diagnosis sindrom Wernicke-Korsakoff agar penanganan yang tepat bisa diberikan. 
Healthline. https://www.healthline.com/health/wernicke-korsakoff-syndrome
Diakses 15 November 2018
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/288379-medication
Diakses 15 November 2018
WebMD. https://www.webmd.com/brain/wernicke-korsakoff-syndrome-facts#1
Diakses 15 November 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email