Artikel Kesehatan Mengenai Insomnia

Alami Susah Tidur di Malam Hari? Coba Berbagai Obat Tidur Alami Ini

Obat tidur alami adalah bahan herbal untuk membantu mengatasi susah tidur atau insomnia. Obat susah tidur yang bisa digunakan, seperti teh chamomile hingga buah kiwi.
01 Sep 2021|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Obat tidur alami seperti teh chamomile

Penyebab dan Cara Mengatasi Tidak Bisa Tidur karena Cemas

Beberapa orang tidak bisa tidur karena cemas dan sulit memejamkan mata. Sebenarnya perasaan cemas adalah sesuatu yang wajar, namun sayangnya dapat mengganggu kualitas tidur Anda.
05 Agu 2021|Annisa Nur Indah
Baca selengkapnya
Tidak bisa tidur karena cemas dapat mengganggu kesehatan

Supaya Bisa Tidur, Begini Cara Menghilangkan Efek Kopi

Kafein dalam kopi bisa membuat Anda terjaga sepanjang malam. Namun, ada cara menghilangkan efek minum kopi yang bisa Anda ikuti agar tidak perlu begadang.Baca selengkapnya
cara menghilangkan efek kopi dengan banyak minum air putih

10 Cara Mengatasi Susah Tidur yang Efektif

Perlu diketahui, gangguan tidur tidak hanya insomnia. Cara mengatasi susah tidur secara alami tanpa obat yang bisa dicoba, antara lain berolahraga secara rutin dan mengurangi konsumsi kafein.
30 Jun 2021|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Berolahraga secara teratur dapat menjadi salah satu cara mengatasi susah tidur yang efektif tanpa obat.

Cara Melakukan Meditasi Sebelum Tidur dan Manfaatnya

Tak semua orang bisa tidur dengan mudah. Meditasi sebelum tidur akan membantu mengurangi kegelisahan dan kecemasan yang jadi penyebab insomnia.
24 Jun 2021|Annisa Nur Indah
Baca selengkapnya
Meditasi sebelum tidur akan membantu mengurangi kegelisahan dan kecemasan yang jadi penyebab insomnia.

Sleep Texting, Mengirim Pesan Singkat secara Tidak Sengaja saat Tidur Pulas

Sleep texting adalah gangguan tidur parasomnia yang membuat seseorang membalas pesan saat sedang tidur. Penyebabnya beragam, seperti stres, kurang tidur, hingga demam.
03 Mei 2021|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Sleep texting dapat membuat penderitanya mengirim pesan secara tak sengaja saat sedang tidur.

Penyebab Insomnia dan Cara Mengatasinya

Insomnia merupakan gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit untuk tertidur lelap atau menyebabkan bangun terlalu dini namun tidak dapat tidur kembali. Saat bangun, Anda dapat merasa lelah karena gangguan tidur tersebut. 

Insomnia bukan hanya membuat energi menjadi berkurang, namun juga berdampak pada suasana hati, kinerja, kesehatan hingga kualitas tidur Anda. Kebutuhan waktu tidur setiap orang dapat berbeda, namun secara umum kebutuhan tidur orang dewasa berkisar 7-8 jam semalam. 

Gejala Insomnia

Berikut beberapa gejala seseorang mengalami insomnia:

  • Sulit tidur di saat malam
  • Bangun di malam hari
  • Bagun terlalu pagi
  • Tidak merasa cukup tidur 
  • Kelelahan dan mengantuk saat siang hari
  • Depresi atau kecemasan
  • Sulit konsentrasi

Penyebab Insomnia

Insomnia dapat menjadi masalah kesehatan utama, atau dapat pula terkait dengan kondisi kesehatan lainnya. Pada kondisi kronis, umumnya disebabkan karena stress atau bisa juga karena kebiasaan yang membuat tidur terganggu. 

Penyebab umum insomnia kronis meliputi:

1. Stres

Rasa khawatir akan kesehatan, pekerjaan, keuangan dan masalah lainnya yang membuat Anda terus berpikir sepanjang malam sehingga membuat sulit tidur.

Trauma, tekanan atau hal buruk yang terjadi dalam hidup Anda dapat membuat stres sehingga berpengaruh pada gangguan tidur yang Anda alami. 

2. Jadwal pekerjaan

Siklus bangun dan tidur merupakan hal yang penting. Jika jadwal pekerjaan yang membuat waktu tidur Anda menjadi berantakan, maka ini dapat menyebabkan insomia. Bekerja shift, atau bepergian melintasi beberapa zona waktu juga dapat berpengaruh pada masalah tidur ini. 

3. Kebiasaan tidur yang buruk

Kebiasaan tidur yang buruk, seperti tidur tidak teratur, melakukan aktivitas yang mengganggu tidur, lingkungan yang tidak nyaman, menonton TV, bermain ponsel pintar dan game dapat mengganggu jam tidur Anda. 

Selain penyebab di atas, insomnia kronis juga dapat dikaitkan dengan kondisi medis tertentu maupun konsumsi obat-obatan. Jika demikian, Anda perlu mengatasi kondisi medis tersebut barulah kualitas tidur Anda dapat membaik setelah kondisi tubuh Anda berangsur pulih. 

Selain beberapa penyebab di atas, beberapa penyebab insomnia lain menliputi:

  • Gangguan kesehatan jiwa seperti kecemasan
  • Obat-obatan seperti antidepresan, obat untuk asma dan prosuk penurun berat badan tertentu juga dapat mengganggu tidur Anda.
  • Kondisi medis seperti diabetes, kanker, asma, GERD, penyakit jantung, dll
  • Mengkonsumsi minuman berkafein.

Hampir semua orang dapat mengalami gangguan tidur di malam hari, namun risiko insomnia akan menjadi lebih besar jika:

  • Seorang wanita karena faktor hormonal selama menstruasi dan juga ketika menopause
  • Insomnia juga umum terjadi pada masa kehamilan.
  • Seseorang dengan usia di atas 60 tahun. Ini karena terjadinya perubahan pola tidur dan juga kondisi kesehatan yang membuat risiko insomnia meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Memiliki gangguan kesehatan mental atau masalah pada kondisi kesehatan fisik sehingga tidur menjadi terganggu 

Dampak Insomnia

Menjaga kualitas tidur yang baik dan cukup tidur adalah hal yang penting. Kurang tidur dapat membuat kesehatan fisik dan mental menjadi terganggu. Bukan hanya itu, gangguan tidur ini juga dapat mempengaruhi kondisi Anda sehari-hari. 

Dilansir dari mayoclinic, orang dengan insomnia memiliki kualitas hidup yang lebih rendah jika dibandingkan dengan mereka yang tidur nyebak.

Kurang tidur sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari. Kondisi ini juga dapat menyebabkan:

  • Kinerja yang lebih rendah di tempat kerja atau di sekolah
  • Memperlambat waktu reaksi ketika mengemudi sehingga risiko mengalami kecelakaan menjadi lebih tinggi
  • Rentan mengalami gangguan kesehatan mental, seperti depresi atau gangguan kecemasan
  • Peningkatan risiko dan keparahan penyakit atau kondisi jangka panjang, seperti berdampak pada tekanan darah tinggi dan juga penyakit jantung

Cara Mencegah Insomnia

Guna mencegah insomnia, pastikan untuk memiliki kebiasaan tidur yang baik. Berikut beberapa pencegahan yang bisa Anda lakukan:

  • Jaga waktu tidur dan waktu bangun Anda konsisten dari hari ke hari, ini juga berlaku pada akhir pekan.
  • Tetap aktif, lakukan aktivitas secara teratur guna membantu meningkatkan tidur malam yang lebih nyenyak.
  • Periksa obat Anda untuk melihat apakah obat yang Anda konsumsi tersebut dapat menyebabkan insomnia.
  • Hindari atau batasi jam tidur siang Anda.
  • Hindari atau batasi konsumsi kafein, alkohol, dan juga jangan gunakan nikotin.
  • Hindari makan serta minum dalam jumlah besar sebelum Anda tidur.
  • Buat kamar tidur menjadi lebih nyaman sehingga Anda lebih nyenyak ketika tidur. 
  • Ciptakan ritual atau kegiatan sebelum tidur yang menyenangkan seperti membaca, mandi air hangat atau mendengarkan musik dengan alunan lembut. 

Kapan Harus ke Dokter?

Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah pada kehidupan sehari-hari Anda. Anda dapat konsultasikan kondisi tersebut pada dokter terutama jika Anda mengalami sulit beraktivitas di malam hari. 

Nantinya dokter akan mengidentifikasi penyebab masalah tidur yang Anda alami dan menentukan pengobatan terbaik. 

Diagnosis dan Pengobatan Insomnia

Guna memberikan diagnosis yang akurat mengenai insomnia yang Anda alami, dokter dapat melakukan beberapa metode, seperti wawancara medis, meliputi:

  • Rutinitas tidur Anda
  • Gaya hidup yang Anda lakukan, apakah Anda mengkonsumsi kopi secara berlebihan atau minum minuman keras. 
  • Rutinitas olahraga
  • Riwayat kesehatan yang Anda alami
  • Penggunaan obat yang sedang Anda konsumsi. 

Selain itu, dokter juga dapat meminta Anda membuat buku harian tidur selama kurang lebih 2 minggu. Cara yang satu ini berguna untuk membantu dokter mengetahui dan memahami pola tidur sekaligus membantu untuk mengukur tingkat keparahan insomnia yang Anda alami. 

Umumnya beberapa informasi yang perlu Anda cantumkan pada buku harian tidur tersebut adalah waktu yang Anda butuhkan untuk terlelah, kira-kira pukul berapa Anda mulai tidur. Selain itu, pada malam hari, seberapa sering Anda terbangun dan pada jam berapa waktu Anda terbangun tersebut. 

Cantumkan informasi yang lengkap guna membantu dokter untuk dapat menangani insomnia Anda dengan lebih tepat. 

Sumber:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/insomnia/symptoms-causes/syc-20355167