Artikel Kesehatan Mengenai Jalan Jalan

Cara Berjalan yang Benar untuk Menjaga Kesehatan Tulang dan Persendian

Cara berjalan yang benar dapat dilakukan dengan mengangkat kepala, menegakkan punggung, hingga mengencangkan perut.
30 Sep 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Cara berjalan yang benar

Mengungkap Kepribadian dengan Melihat Gaya Berjalan Seseorang

Mengenali kepribadian seseorang bisa dilakukan dengan melihat gaya berjalannya. Kecepatan melangkah menentukan seseorang dalam kehidupan sehari-harinya.Baca selengkapnya
Mengenali kepribadian seseorang bisa dilakukan dengan melihat gaya berjalannya

Dilanda Gundah dan Lara? Ini Cara Menghibur Diri agar Tak Berlarut

Beberapa cara menghibur diri yang mudah dilakukan yaitu jalan kaki, bersepeda, mencoba resep baru, dan memesan jasa pijat. Anda juga bisa membaca fiksi dan menonton film untuk menghibur diri.
09 Nov 2020|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Cari cara menghibur diri ketika pandemi saat Anda tak bisa keluar rumah

Daftar Obat Berikut ini Tidak Boleh Tertinggal Saat Liburan

Musim liburan sudah tiba. Selain pakaian dan makanan, kotak P3K dan daftar obat berikut ini jangan sampai ketinggalan untuk dibawa saat liburan. Apa sajakah itu?Baca selengkapnya
Bawalah selalu daftar obat yang dibutuhkan saat liburan

Ingin Manfaat Jalan Cepat yang Maksimal? Yuk, Coba Interval Walking Training

Bila Anda tidak sanggup olahraga lari, coba alternatifnya yaitu jalan cepat. Manfaat jalan cepat salah satunya adalah menurunkan berat badan. Selain itu, Anda juga perlu mencoba metode Interval Walking Training.Baca selengkapnya
Agar makin semangat, olahraga jalan cepat bisa dilakukan bersama dengan teman atau keluarga

9 Manfaat Jalan Kaki: Perkuat Jantung hingga Perbaiki Mood

Selain mudah dilakukan dan tanpa biaya, aktivitas jalan kaki juga minim risiko cedera. Belum lagi segudang manfaat jalan kaki yang baik untuk kesehatan tubuh.
21 Agu 2019|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Manfaat jalan kaki salah satunya adalah memperkuat jantung

Syarat Terbaru Naik Kereta Api dan Barang Bawaan yang Harus Dibawa Selama Jalan-jalan

Liburan atau jalan-jalan merupakan kegiatan yang dapat menghilangkan penat setelah rutinitas yang Anda lakukan. Namun, pada masa pandemi, Anda perlu memperhatikan berbagai hal jika ingin keluar rumah apalagi untuk liburan. 

Dari mulai perlengkapan yang harus Anda bawa, menggunakan masker, dan tetap mematuhi protokol kesehatan adalah sebuah keharusan untuk menjaga kesehatan Anda selama berlibur. Selain itu, ada sejumlah aturan yang dikeluarkan pemerintah selama bepergian, termasuk ketika menggunakan transportasi umum seperti kereta api. 

Lantas apa saya persyaratan naik kereta api terbaru? Berikut ulasannya. 

Syarat Terbaru Naik Kereta Api Antar Kota

  • Pelaku perjalanan dalam negeri yang menggunakan kereta api dengan menggunakan kereta api antar kota baik dari dan ke daerah yang ada di wilayah pulau jawa serta daerah lain yang masuk dalam kategori PPKM level 4 dan juga PPKM level 3 wajib menunjukan kartu vaksin minimal dosis pertama.
  • Selain itu, Anda juga wajib menunjukan hasil tes PCR yang sampelnya diambil dalam maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan Anda. Atau, Anda juga bisa menunjukan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal dalam kurun waktu 1x24 jam. 
  • Untuk mengambil sampel Antigen Anda bisa melakukannya di stasiun terdaftar yang menyediakan tes antigen.
  • Pelaku perjalanan dengan usia di bawah 12 tahun harus didampingi oleh olahraga atau dengan anggora keluarga lain yang dibuktikan dengan menunjukan Kartu Keluarga dan menunjukan hasil tes Covid-19 baik itu PCR atau bisa juga dengan Antigen seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. 
  • Setiap pelaku perjalanan juga wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, terkecuali untuk anak usia dibawah 12 tahun. 
  • Selama dalam perjalanan Anda juga dihimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 6M, yakni memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir, mengurangi mobilitas, serta menghindari untuk makan bersama. Anda juga bisa menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan supaya lebih praktis. 
  • Menggunakan masker wajib untuk dilakukan. Pakai masker dengan benar hingga menutupi mulut dan juga hidung. Jenis masker yang digunakan adalah masker medis atau masker 3 lapis. Selain itu, selama perjalanan tidak diperkenankan untuk berbicara baik dua arah maupun satu arah menggunakan telepon atau secara langsung. 

Apakah Wajib Menunjukan Surat Vaksin Saat Naik Kereta?

Menunjukan surat keterangan sudah vaksin corona wajib dilakukan dengan minimal pemberian dosis pertama. Namun, surat ini dikecualikan bagi pelaku perjalanan yang berusia di bawah 12 tahun dan juga pelaku perjalanan yang memiliki penyakit komorbid atau kondisi kesehatan khusus. 

Penyakit komorbid sendiri menyebabkan seseorang tidak bisa menerima vaksin. Beberapa penyakit komorbid sendiri meliputi:

  • Diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2
  • Hipertensi
  • Kanker
  • Demensia
  • Penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan juga stroke
  • Penyakit ginjal, seperti gagal ginjal kronis maupun akut
  • Memiliki penyakit paru kronis, seperti PPOK dan juga asma
  • Mempunyai penyakit hati, seperti kanker hati dan juga hepatitis
  • Adanya gangguan kekebalan tubuh, seperti HIV
  • Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan juga lupus.

Sebagai gantinya, Anda perlu melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan jika Anda belum atau tidak bisa mengikuti vaksinasi Covid-19 tersebut. 

Barang Bawaan yang Harus Dibawa Selama Jalan-jalan

Selain membawa barang bawaan seperti pakaian dan perlengkapan lainnya untuk berlibur, Anda juga perlu membawa beberapa hal lain selama liburan di saat pandemi masih berlangsung. Berikut beberapa barang penting yang tak boleh terlupakan. 

1. Masker wajah

Masker berguna untuk melindungi Anda dan orang yang ada disekitar Anda. Seperti yang diketahui, penyebaran Covid-19 terjadi dari orang ke orang melalui droplet. Percikan cairan ini dapat menyebar saat Anda bersin, batuk, berteriak, maupun ketika berbicara. 

Cairan tersebut kemudian dapat mendarat pada hidung dan mulut orang yang berada di sekirar Anda. Penggunaan masker berguna sebagai penghalang menyebarnya cairan tersebut. 

Studi menunjukan penggunaan masker dapat membantu mengurangi semprotan droplet ketika Anda menggunakannya dengan benar menutupi area hidung dan mulut. 

Masker juga harus Anda gunakan ketika Anda tidak merasa sakit. Sangat penting untuk menggunakan masker ketika berada dalam ruangan bersama dengan orang lain terutama ketika Anda tidak bisa menjaga jarak aman. 

2. Hand sanitizer berbasis alkohol (minimal 60% alkohol)

Ingatlah, kuman ada dimana pun Anda berada. Kuman bisa berpindah ke tangan ketika Anda menyentuh barang atau melakukan aktivitas, kuman ini juga dapat menyebabkan sakit. 

Membersihkan tangan adalah hal yang penting. Anda bisa gunakan sabun dan juga air datu gunakan hand sanitizer supaya lebih praktis. Pastikan gunakan produk handsanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen.

Ini berguna untuk menghindari kuman dan menghindari penyebaran kuman dari Anda ke orang lain. Membersihkan tangan dengan sabun dan menggunakan hand sanitizer memiliki perbedaan. Sabun dan air berguna untuk menghilangkan jenis kuman yang ada pada tangan Anda.

Namun, hand sanitizer dapat membunuh jenis kuman tertentu yang ada pada tangan. Penggunaan sabun dan air sebenarnya lebih efektif untuk menghilangkan jenis kuman tertentu seperti norovirus, Clostridioides difficile, Cryptosporidium dan, serta bahan kimia.

Anda perlu mengetahui kapan perlu membersihkan tangan dengan sabun dan air, kapan menggunakan hand sanitizer. Penggunaan hand sanitizer sendiri lebih sering digunakan untuk dibawa ketika jalan-jalan atau bepergian karena lebih praktis untuk dibawa. Namun, Anda tetap perlu mencuci tangan dengan sabun dan air di saat-saat tertentu. 

3. Tisu desinfektan (setidaknya 70% alkohol) untuk membersihkan permukaan

Kuman dapat bersarang dimana pun, apalagi ketika Anda liburan di saat pandemi sehingga perlu ekstra berhati-hati. Penggunaan tisu desinfektan dapat membantu Anda untuk membersihkan area permukaan. 

Anda juga bisa mengelap tempat-tempat tertentu yang sering Anda gunakan atau sentuh dengan tisu ini, misalnya seperti saklar lampu. 

Dilansir dari CDC, desinfektan sendiri dapat mengurangi penularan Covid-19 di rumah. Anda juga bisa membersihkan hotel atau tempat Anda menginap dengan menggunakan tisu desinfektan yang memiliki kandungan alkohol 70 persen. 

4. Termometer

Barang bawaan yang satu ini berguna untuk mengecek suhu Anda, dan berjaga-jaga jika Anda mengalami demam. Jika Suhu tubuh 38 derajat celcius, tetaplah berada di penginapan dan minum obat pereda panas.

Untuk berjaga-jaga Anda juga bisa kunjungi dokter terdekat, pastikan menggunakan masker dengan benar. 

Sumber:

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronavirus/in-depth/coronavirus-safe-travel-advice/art-20486965

https://www.cdc.gov/handwashing/hand-sanitizer-use.html

https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/prevent-getting-sick/cloth-face-cover-guidance.html

https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/prevent-getting-sick/disinfecting-your-home.html