Artikel Kesehatan Mengenai Jerawat

Berbagai Cara Menghilangkan Komedo di Hidung yang Aman dan Ampuh

Cara menghilangkan komedo di hidung bisa dengan eksfoliasi kulit, pakai gel asam salisilat atau salep retinoid, hingga melakukan prosedur perawatan kulit dari dokter.
01 Okt 2021|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Ada banyak cara menghilangkan komedo di hidung

Beragam Cara Menghilangkan Komedo Membandel di Wajah yang Ampuh

Cara menghilangkan komedo bisa dilakukan dengan pengobatan rumahan hingga saran dokter. Cara alami menghilangkan komedo bisa dengan tea tree oil dan teh hijau.
30 Sep 2021|Anita Djie
Baca selengkapnya
Ada banyak cara menghilangkan komedo yang bisa dilakukan

Manfaat Lidah Buaya untuk Luka Bakar dan Jerawat yang Perlu Anda Ketahui

Lidah buaya mengandung zat glikoprotein dan polisakarida yang bermanfaat dalam penyembuhan luka. Anda bisa mendapatkan manfaat lidah buaya untuk luka bakar ringan atau luka jerawat dengan cara mengoleskan gelnya.
26 Sep 2021|Nenti Resna
Baca selengkapnya
Salah satu manfaat lidah buaya untuk luka adalah meredakan luka bakar ringan

Apakah Ampuh Cara Menghilangkan Jerawat dengan Pasta Gigi? Ini Jawabannya

Cara menghilangkan jerawat dengan pasta gigi banyak dilakukan sebagai solusi alami. Bukannya menyembuhkan, mengoleskan pasta gigi untuk jerawat justru menimbulkan masalah kulit baru.
22 Sep 2021|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Cara menghilangkan jerawat dengan pasta gigi

Penyebab Jerawat Pasir dan Cara Menghilangkannya

Jerawat pasir adalah bruntusan atau jerawat kecil-kecil dalam jumlah banyak. Cara menghilangkan jerawat pasir di pipi dan dahi bisa dilakukan secara alami.
31 Agu 2021|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Ada beberapa cara menghilangkan jerawat pasir yang bisa dilakukan

Jerawat Puber Bikin Minder? Ketahui Penyebab Hingga Cara Mencegahnya

Jerawat puber biasanya dialami oleh remaja perempuan dan laki-laki sejak usia 12 tahun. Jerawat umum muncul selama pubertas akibat adanya perubahan hormon.
30 Agu 2021|Aby Rachman
Baca selengkapnya
Perubahan hormon merupakan penyebab utama jerawat puber

Cara Mengobati Jerawat dan Cara Mencegahnya

Jerawat adalah masalah kulit yang terjadi karena folikel rambut tersumbat oleh minyak dan juga sel kulit mati. Inilah yang menyebabkan munculnya jerawat sampai dengan komedo pada kulit Anda.

Masalah kulit yang satu ini umumnya terjadi pada remaja, namun juga dapat dialami oleh semua kalangan usia. Kondisi kulit yang satu ini ditandai dengan munculnya beberapa gejala, meliputi:

  • Munculnya benjolan berwarna kemerahan atau bisa juga berwarna kuning jika mengandung nanah
  • Benjolan kecil (papul) pada kulit.
  • Sensasi panas atau terbakar yang disebabkan oleh peradangan.
  • Rasa gatal pada benjolan.

Munculnya jerawat juga dapat dikarenakan beberapa faktor risiko berikut ini:

  • Kebiasaan merokok
  • Gesekan kulit dengan benda, contohnya ketika Anda terlalu sering menggunakan tutup kepala sehingga memunculkan jerawat pada wajah. 
  • Keturunan
  • Mengkonsumsi obat dengan kandungan  litium, maupun kortikosteroid
  • Masa pubertas
  • Penggunaan kosmetik
  • Perubahan hormon, contohnya ketika tiga bulan pertama kehamilan, atau menjelang menstruasi.
  • Stres

Penyebab Munculnya Jerawat

Penyebab jerawat dikarenakan folikel rambut yang tertutup minyak serta kulit mati. Folikel sendiri adalah kantung kecil yang menghasilkan serta mengeluarkan cairan. Kulit manusia memiliki pori-pori yang terhubung dengan kelenjar minyak yang berada di bawah kulit.

Folikel ini akan menghubungkan kelenjar ke pori-pori tersebut. Kelenjar sendiri menghasilkan cairan berminyak atau yang umum disebut dengan sebum. Nantinya, sebum membawa sel kulit mati lewat folikel untuk menuju ke permukaan kulit. 

Munculnya jerawat ketika folikel ini tersumbat alhasil, minyak pun menumpuk di bawah kulit. Sel-sel kulit, rambut, dan juga sebum dapat menggumpal hingga menjadi sumpatan. Alhasil, folikel pun menjadi terinfeksi bakteri sampai dengan terjadi pembengkakan. 

Propionibacterium acnes (P. acnes) merupakan bakteri yang berkontribusi pada infeksi jerawat. Tingkat keparahan kondisi jerawat juga bergantung pada jenis bakteri yang menginfeksinya. 

Selain itu, faktor hormonal juga dapat menjadi penyebab utama munculnya jerawat. Ini disebabkan kadar androgen yang meningkat. Hormon yang satu ini akan meningkat pada masa remaja dimulai. Pada wanita, hormon ini akan diubah menjadi hormon estrogen. 

Tingginya kadar androgen merangsang kelenjar minyak. Kelenjar yang semakin membesar ini akan menghasilkan banyak sebum. Ini menyebabkan dinding sel di pori-pori menjadi rusak dan membuat bakteri mudah tumbuh. Ini sebabnya, jerawat umum dialami oleh para remaja. 

Jenis Jerawat

Berikut beberapa jenis jerawat dan cirinya yang perlu Anda ketahui:

  • Whiteheads: Komedo putih ini berada dibawah kulit dan memiliki ukuran yang kecil. 
  • Blackheads: Beda dengan whitehead, blackheads terlihat jelas karena letaknya berada di permukaan kulit dan berwarna hitam. 
  • Papula: Merupakan benjolan kecil, umumnya berwarna merah muda dan tampak di permukaan kulit. 
  • Pustula: Jenis yang satu ini terlihat jelas di permukaan kulit, warnanya merah pada bagian dasar dan bagian atasnya memiliki nanah. 
  • Nodul: Tampak jelas di permukaan kulit. Ini adalah jerawat besar, padat dan menimbulkan sakit karena tertanam di dalam kulit. 
  • Kista: Terlihat jelas di permukaan kulit. Kisra berisikan nanah dan terasa sakit. Jenis yang satu ini dapat menyebabkan bekas luka. 

Cara Mencegah Jerawat

Jerawat memang kerap kali muncul namun bukan berarti tidak dapat dicegah sama sekali. Anda bisa mencoba beberapa cara berikut ini untuk membantu mengurangi risiko kemunculan masalah kulit tersebut. 

  • Mencuci muka 2 kali sehari menggunakan pembersih wajah bebas minyak
  • Hindari penggunaan produk kosmetik yang menggunakan kandungan minyak
  • Lebih baik hindari menggunakan pakaian yang ketat
  • Pastikan untuk membersihkan riasan wajah sebelum tidur untuk cegah jerawat
  • Terapkan pola makan sehat
  • Batasi konsumsi gula
  • Setelah beraktivitas sempatkan mandi
  • Kelola stress Anda dengan baik

Cara Mengobati Jerawat

Guna mengatasi jerawat ringan, Anda bisa menggunakan obat yang dijual bebas seperti penggunaan sabun, gel, krim, lotion yang digunakan dengan cara dioleskan ke kulit. Untuk pemilik kulit sensitif, Anda bisa memilih bentuk krim atau lotion.

Sedangkan untuk pemilik kulit berminyak, Anda bisa menggunakan gel dengan bahan alkohol, jenis gel ini tidak disarankan untuk pemilik kulit kering. 

Berikut beberapa kandungan bahan aktif yang umumnya terdapat pada obat jerawat yang dijual bebas:

  • Resorcinol: berguna untuk mengatasi komedo hitam dan komedo putih
  • Benzoil peroksida: berguna untuk memperlambat produksi sebum dan mempercepat pergantian sel kulit.
  • Asam salisilat: membantu mengatasi komedo hitam dan putih serta membantu mengurangi peradangan dan juga pembengkakan. 
  • Retin-A: membuka pori-pori melalui pergantian sel

Penggunaannya bahan aktif tersebut dianjurkan dalam dosis rendah guna mencegah kemerahan dan iritasi pada kulit. 

Sedangkan untuk jerawat sedang hingga parah, dokter spesialis kulit dapat meresepkan krim atau gel yang lebih kuat atau memberikan antibiotik oral maupun topikal sesuai dengan tingkat keparahannya. Dokter juga dapat melakukan tindakan lain yang diperlukan untuk mengatasi jerawat secara lebih maksimal. 

Kapan Harus Berkonsultasi Dokter?

Jika perawatan yang dilakukan sendiri menggunakan skincare dan perawatan lainnya tidak membawa perubahan pada kondisi jerawat, maka sebaiknya temui dokter untuk menangani jerawat dengan lebih baik. 

Dokter akan meresepkan obat yang lebih kuat sesuai dengan kondisi Anda. Anda juga bisa konsultasikan pada spesialis kulit jika jerawat semakin parah.

Pada kebanyakan wanita, jerawat dapat bertahan lebih dari seminggu sebelum menstruasi. Jerawat yang satu ini cenderung akan hilang dengan sendirinya tanpa menggunakan pengobatan. 

Pada beberapa kondisi, munculnya jerawat juga dapat disebabkan oleh penyakit sehingga memerlukan perhatian medis. Hindari penggunaan obat jerawat keras tanpa menggunakan resep dokter. Jika tidak tepat, penggunaan obat tersebut akan menyebabkan reaksi seperti iritasi, kemerahan dan juga gatal. 

Hentikan penggunaan produk kulit dan segera cari bantuan medis jika Anda mengalami;

  • Sulit bernapas
  • Pingsan
  • Sesak tenggorokan
  • Pembengkakan pada mata, bibir, lidah, atau wajah.

Sumber:

https://www.medicalnewstoday.com/articles/107146#treatment

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acne/symptoms-causes/syc-20368047