Artikel Kesehatan Mengenai Mimisan

Mimisan karena Stres, Ini Sebab dan Cara Mengatasinya

Bisakah seseorang mengalami mimisan karena stress? Ini bisa saja terjadi. Studi menunjukkan bahwa orang dengan gangguan cemas lebih rentan mengalami mimisan kronis.
20 Nov 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Mimisan karena stres bisa terjadi, terutama pada orang yang punya gangguan cemas

Cukupi Kebutuhan Nutrisi, Ini Makanan untuk Anak yang Sering Mimisan

Makanan untuk anak yang sering mimisan adalah yang mengandung vitamin C dan K. Selain itu, penuhi kebutuhan nutrisi anak dengan pola makan yang seimbang untuk membantu kurangi frekuensi mimisan.
22 Sep 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Makanan untuk anak yang sering mimisan adalah yang mengandung vitamin C dan K

Antipanik! Ini Dia Obat Mimisan Alami untuk Hentikan Perdarahan

Daun sirih sering jadi salah satu obat alami mimisan. Namun, apakah aman? Bagaimana cara menghentikan mimisan secara alami? Adakah obat mimisan yang dijual bebas di apotek?Baca selengkapnya
obat alami mimisan

7 Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Menanganinya

Penyebab mimisan pada anak dapat terjadi akibat kebiasaan mengorek hidung, udara kering, hingga infeksi. Kondisi ini umumnya bersifat ringan dan dapat ditangani lewat berbagai cara mengatasi mimisan di rumah.
27 Mar 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Penyebab mimisan pada anak dapat disebabkan masalah ringan atau besar

11 Penyebab Sering Mimisan yang Harus Diwaspadai

Sering mimisan atau hampir setiap hari mengalaminya? Bisa jadi ada penyakit tertentu dan kebiasaan buruk yang menyebabkannya, seperti mengupil hingga tekanan darah tinggi.
11 Jan 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Sering mimisan dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya cuaca panas.

Ngupil: Kebiasaan Buruk yang Menyimpan Bahaya

Ngupil adalah kebiasaan buruk mengorek lubang hidung dengan jari tangan untuk membersihkan kotoran atau upil di dalamnya. Bahaya sering mengupil, yakni risiko infeksi, mimisan, rusaknya rongga hidung, hingga kerusakan septum.
25 Des 2020|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Ngupil: Kebiasaan Buruk yang Menyimpan Bahaya

Cara Mengatasi Mimisan Dengan Mudah dan Cara Mencegahnya

Jika Anda mendapati darah yang keluar dari hidung, ini artinya Anda mengalami mimisan. Mimisan sendiri merupakan pendarahan yang terjadi di hidung. Kondisi yang satu ini cukup umum terutama terjadi pada anak-anak usia 2 tahun dan 10 tahun serta orang dewasa dengan rentang usia 50-80 tahun.  

Jenis Mimisan

Mimisan dapat terjadi dari bagian depan hidung (anterior) atau pada bagian belakang (posterior).

1. Mimisan anterior

Mimisan yang satu ini terjadi pada bagian dinding yang memisahkan lubang hidung atau yang disebut dengan septum. Pada bagian ini terjadapt berbagai pembuluh darah yang bisa pecah.

Penyebabnya dapat beragam seperti goresan kuku atau karena pukulan pada wajah. Umumnya, mimisan dimulai pada bagian bawah septum yang berada dengan dengan lubang hidung. 

2. Mimisan posterior

Jenis yang satu ini lebih jarang terjadi. Jenis yang satu ini terjadi pada bagian belakang hidung yang lebih dalam. Mimisan yang satu ini lebih rentan dialami oleh orang tua, orang yang memiliki cedera pada wajah, hingga orang yang mempunyai darah tinggi. 

Sulit untuk mengetahui jenis apa yang dialami oleh seseorang. Keduanya sama-sama dapat membuat darah mengalir kebagian belakang tenggorokan ketika Anda terlentang. Namun, mimisan posterior dinilai lebih serius daripada anterior. 

Penyebab Mimisan Terjadi

Sebagian besar penyebab dari mimisan terjadi secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya. Namun beberapa hal ini dapat menjadi penyebab mimisan dapat terjadi. 

Iklim kering atau udara yang kering dan juga panas yang dapat membuat bagian dalam hidung Anda menjadi kering. 

  • Menggosok hidung terlalu keras
  • Infeksi pada saluran pernapasan 
  • Menghembuskan hidung secara berulang-ulang
  • Mengalami cedera pada hidung atau terdapat benda asing di hidung Anda
  • Septum yang menyimpang
  • Alergi atau obat yang dapat membuat hidung menjadi kering, seperti antihistamin dan juga dekongestan
  • Minum aspirin secara teratur
  • Menggunakan semprotan hidung
  • Mengalami Infeksi sinus

Selain beberapa penyebab diatas mimisan juga dapat terjadi karena gangguan pendarahan. Namun ini adalah kasus yang jarang. Jika mimisan tak kunjung berhenti atau Anda mengalami pendarahan pada gusi saat terdapat luka kecil, sebaiknya temui dokter Anda.

Gangguan pendarahan bisa serius ini kadarena trombosit tidak berfungsi. Selain itu, penyabab lainnya juga dapat dikarenakan tumor pada hidung, namun ini juga merupakan kasus yang jarang terjadi. 

Cara Mengatasi Mimisan

Umumnya, mimisan tidak serius dan dapat Anda obati sendiri di rumah dengan melakukan beberapa hal, seperti:

  • Tetaplah tenang, jika Anda panik, ini justru dapat membuat darah yang keluar semakin banyak. 
  • Duduk. Jika mengalami mimisan sebaiknya Anda langsung duduk, jangan berbaring. 
  • Condongkan tubuh ke arah depan, guna mencegah darah mengalir ke belakang tenggorokan. 
  • Tutup lubang hidung Anda. Anda bisa gunakan ibu jari dan juga telunjuk untuk menutup lubang hidung selama kurang lebih 5-10 menit, Anda bisa bernapas melalui mulut. Gunanya adalah untuk memberi tekanan pada hidung sehingga darah bisa berhenti mengalir. 
  • Setelah pendarahan tersebut berhenting, jangan langsung menyentuh hidung maupun meniup hidung Anda. Hal ini dapat memicu keluarnya darah kembali. Namun, jika ada bekuan darah, Anda bisa meniup lembut hidung Anda untuk menghilangkan bekuan tersebut. 
  • Selain itu, Anda juga bisa menyemprotkan dekongestan seperti oxymetazoline pada lubang hidung Anda. Setelah itu tutup lubang hidung dan Anda bisa bernapas melalui mulut selama kurang lebih 5-10 menit kemudian bernapaslah dengan hidung seperti biasa. 

Meskipun umumnya mimisan dapat berhenti, namun pada kondisi tertentu Anda perlu menghubungi dokter jika:

  • Mimisan yang disebabkan karena terbentur atau jatuh
  • Anda sering mengalami mimisan
  • Mimisan yang terjadi berlangsung lebih dari 20 menit bahkan setelah Anda mencoba cara diatas namun mimisan masih terjadi. 
  • Pendarahan yang terjadi menyebabkan Anda sulit bernapas
  • Anda sedang menggunakan pengencer darah seperti rivaroxaban (Xarelto), warfarin (Coumadin), dabigatran (Pradaxa), fondaparinux sodium (Arixtra) atau bisa juga mengkonsumsi aspirin. 
  • Anda memiliki gangguan pendarahan

Jika mimisan tidak berhenti setelah dokter melakukan tekanan, dokter dapat melakukan prosedur, seperti:

  • Dokter juga dapat menyumbat rongga hidung dengan menggunakan kain kasa untuk menghasilkan tekanan pada pembuluh darah sehingga pendarahan dapat berhenti. 
  • Cauterization, prosedur yang satu ini akan menutup pembuluh darah yang pecah dengan menggunakan energi panas atau bisa juga menggunakan bahan kimia. 
  • Selain itu, dokter juga dapat memperbaiki pembuluh darah pada bagian belakang hidung Anda yang menjadi penyebab atau sumber pendarahan. Hal ini dapat dilakukan melalui prosedur operasi yang ditangani oleh dokter THT. 

Cara Mencegah Mimisan

Mimisan tidak selalu dapat dicegah, namun ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalisir risiko mimisan yang dapat terjadi, seperti:

Jaga supaya bagian dalam hidung Anda terjaga kelembabannya. Hidung yang terlalu kering dapat menyebabkan mimisan terjadi.  Anda bisa gunakan petroleum jelly. Gunakan kapas yang lembut untuk mengoleskannya pada hidung Anda. Anda guna bisa menggunakan antibiotik seperti polyresin. 

Anda juga bisa menggunakan produk hidung saline. Semprotkan pada lubang hidung guna membantu menjaga kelembaban bagian dalam hidung 

Gunakan pelembab udara. Hidung yang kering juga dapat disebabkan karena udara rumah yang terlalu kering. 

Hindari merokok karena dapat menyebabkan iritasi pada bagian dalam hidung dan membuat bagian tersebut menjadi kering. 

Hindari mengorek hidung terlalu keras, jangan juga menggosok hidung terlalu keras. 

Pada beberapa kasus, obat-obatan tertentu dapat menyebabkan mimisan terjadi atau memperburuk mimisan Anda. Anda mungkin perlu berkonsultasi dengan dokter mengenai obat-obatan yang Anda gunakan.

Namun, tetaplah konsumsi obat tersebut kecuali dokter menyuruh Anda untuk berhenti mengkonsumsinya setelah Anda berkonsultasi mengenai mimisan Anda.

Sumber:

https://www.webmd.com/first-aid/nosebleeds-causes-and-treatments