Artikel Kesehatan Mengenai Stres

9 Jurus Jadi Komuter Tanpa Stres di Jalan

Komuter adalah orang yang setiap hari harus melaju menuju tujuannya. Utamanya adalah pekerja yang harus berangkat dari rumah ke kantor, begitu pula saat pulang. Stres di jalan bagi seorang komuter ini juga bisa mengganggu kesehatan, baik fisik maupun mental.
22 Okt 2021|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
seorang gadis mendengarkan musik dari handphone

Awas! Jam Kerja Terlalu Lama Bisa Menjadi Sumber Masalah

Pemikiran soal jam kerja terlalu lama merupakan sebuah kehebatan sepertinya sudah usang dan saatnya dirombak ulang. Sebab, dampaknya terhadap kesehatan mental sangat merusak. Idealnya, jam kerja 40-50 jam setiap pekan sudah lebih dari cukup bagi sebagian orang.
21 Okt 2021|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Jam kerja berlebihan dapat sebabkan sakit

Timbul Gatal karena Stres? Mungkin Anda Mengalami Neurodermatitis

Stres bisa menyebabkan munculnya gatal dan masalah kulit lainnya. Terlebih, jika Anda memang telah memiliki masalah kulit sebelumnya. Ini karena ada hubungan antara otak dan saraf-saraf di kulit.Baca selengkapnya
gatal di badan tanpa sebab karena stres

Mengalami Sesak Napas karena Stres? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sesak napas karena stres terjadi karena pelepasan hormon kortisol dan adrenalin yang dapat meningkatkan laju pernapasan. Selain itu, otot-otot pernapasan pun menyempit hingga menyebabkan sulit bernapas.
07 Okt 2021|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Sesak napas karena stres harus dapat dikendalikan agar tidak semakin memburuk

Sakit Kepala Stres: Jenis, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala stres adalah kondisi yang terjadi akibat peningkatan produksi hormon kortisol oleh kelenjar adrenal. Cara mengatasinya dengan menerapkan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, meditasi, hingga yoga.
07 Sep 2021|Bayu Galih Permana
Baca selengkapnya
Sakit kepala stres adalah kondisi yang terjadi akibat peningkatan produksi hormon kortisol oleh kelenjar adrenal

Perbedaan Air Mata Sedih dan Bahagia

Emosi yang meluap-luap ketika sedang merasa sedih dan bahagia sama-sama bisa membuat seseorang meneteskan air mata. Tapi, ada perbedaan air mata sedih dan bahagia. Utamanya, berkaitan dengan manfaatnya secara psikologis.
07 Sep 2021|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Air mata sedih